Mendiktisaintek Dorong Kampus Perkuat Riset Terapan dan Kolaborasi Industri

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mendorong perguruan tinggi di Indonesia untuk lebih aktif mengembangkan riset terapan yang dapat dimanfaatkan langsung oleh dunia industri.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 04 Oktober 2025 | 10:15 WIB
Mendiktisaintek Dorong Kampus Perkuat Riset Terapan dan Kolaborasi Industri

Mendiktisaintek Dorong Kampus Perkuat Riset Terapan dan Kolaborasi Industri

matamata.com - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mendorong perguruan tinggi di Indonesia untuk lebih aktif mengembangkan riset terapan yang dapat dimanfaatkan langsung oleh dunia industri.

Dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, Brian menegaskan bahwa riset terapan yang terukur, dapat direproduksi (replicable), serta berorientasi pada skala ekonomi, berperan penting dalam meningkatkan inovasi masyarakat agar lebih terstruktur dan memiliki daya saing.

"Setidaknya kita punya marketplace sendiri yang pro terhadap produk Indonesia," ujarnya.

Ia menambahkan, kementeriannya siap mendukung pendanaan riset, dengan catatan hasil penelitian tersebut benar-benar digunakan oleh industri.

"Kita perlu sama-sama riset. Dana riset bisa dari kementerian, tapi harus ada jaminan bahwa hasilnya terpakai," tegas Brian.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya memperkuat pendekatan interdisipliner yang menghubungkan bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dengan ilmu sosial humaniora.

Menurut Brian, penguasaan fundamental STEM tetap menjadi dasar, namun harus diimbangi dengan wawasan bisnis, kebijakan, dan aspek sosial agar hasil inovasi dapat lebih cepat terserap pasar.

"Mahasiswa teknik perlu juga memahami ekosistem kebijakan dan pasar. Jadi tidak hanya membuat, tapi juga bisa memengaruhi dan mendorong pemanfaatannya," jelasnya.

Melalui penguatan pendidikan STEM, Brian berharap lahirnya gagasan-gagasan baru yang dapat memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjawab tantangan industrialisasi nasional.

Baca Juga: Gubernur Jabar Ajak ASN dan Masyarakat Sisihkan Rp1.000 Per Hari untuk Pendidikan dan Kesehatan

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Film Dan Bandung menggelar special screening di XXI Ambarrukmo Plaza, Yogyakarta (8/8/2026), dan disambut antusias penon...

news | 17:14 WIB

Film Dan Bandung menggelar special screening di XXI Ambarrukmo Plaza, Yogyakarta (8/8/2026), dan disambut antusias penon...

news | 17:13 WIB

DPR RI bersama lintas kementerian membahas finalisasi Perpres Ojol. Regulasi ini fokus mengawal pembagian tarif 92 perse...

news | 15:51 WIB

PT Danantara Asset Management (DAM), entitas di bawah Danantara Indonesia, resmi mengambil alih empat perusahaan manajer...

news | 15:43 WIB

Majelis Hakim PN Jakarta Timur mengabulkan eksepsi Dokter Tifa. Sidang kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terk...

news | 14:48 WIB