Cegah Kebocoran Kekayaan Negara, Prabowo Bakal Tempatkan Utusan Khusus di Tiap BUMN

Presiden Prabowo Subianto berencana menempatkan utusan khusus presiden di setiap Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Langkah ekstrem ini diambil guna memperkuat pengawasan terhadap perusahaan pelat merah yang diamanahi mengelola kekayaan negara.

Elara | MataMata.com
Kamis, 12 Maret 2026 | 07:30 WIB
Cegah Kebocoran Kekayaan Negara, Prabowo Bakal Tempatkan Utusan Khusus di Tiap BUMN

Cegah Kebocoran Kekayaan Negara, Prabowo Bakal Tempatkan Utusan Khusus di Tiap BUMN

matamata.com - Presiden Prabowo Subianto berencana menempatkan utusan khusus presiden di setiap Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Langkah ekstrem ini diambil guna memperkuat pengawasan terhadap perusahaan pelat merah yang diamanahi mengelola kekayaan negara.

Presiden menegaskan bahwa pengawasan ketat mutlak diperlukan untuk mencegah kebocoran anggaran yang ia ibaratkan sebagai "darah bangsa".

"Saya telah menunjuk utusan-utusan khusus presiden, dan mungkin akan saya tunjuk nanti utusan-utusan khusus untuk di tiap BUMN yang kita kelola. Kita harus mengawasi karena ini adalah darah bangsa Indonesia. Kalau darah ini bocor terus, bangsa kita dalam keadaan susah," tegas Presiden Prabowo dalam arahannya pada HUT ke-1 Badan Pengelola Investasi Danantara di Jakarta, Rabu (11/3).

Di hadapan petinggi Danantara, Presiden mengingatkan bahwa banyak negara kaya yang justru jatuh bangkrut akibat pengelolaan Sovereign Wealth Fund (SWF) yang lemah dan manajemen yang buruk.

Prabowo memastikan bahwa Danantara, sebagai motor investasi baru Indonesia, akan menjadi lembaga dengan sistem pengawasan paling berlapis di tanah air. Selain Dewan Pengawas yang diisi oleh para Menteri Koordinator (Menko), pengawasan eksternal akan dilakukan secara agresif.

"Saya kira Danantara ini adalah lembaga yang paling diawasi di Indonesia. Ada Dewan Pengawas yang cukup kuat. Saya juga minta BPK masuk, BPKP masuk, Kejaksaan, Polisi, Panglima TNI, semua ikut mengawasi," ujar Presiden.

Presiden berpesan kepada seluruh jajaran pengelola kekayaan negara untuk menjaga integritas. Ia menekankan bahwa di pundak para pengelola Danantara terdapat harapan besar dari anak, cucu, hingga cicit bangsa Indonesia.

"Saya titip kewaspadaan, eling dan waspada. Jaga diri masing-masing. Saya yakin kunci dari manajemen yang baik adalah di hati dan di jiwa," pungkasnya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

PT Transjakarta bersama Dishub DKI merampungkan penataan separator Koridor 9 demi menekan angka kecelakaan dan menjaga k...

news | 14:30 WIB

Komnas Perempuan mendesak Kementerian Keuangan meninjau PPN produk menstruasi. Pajak pembalut dinilai menambah beban eko...

news | 14:00 WIB

PM Malaysia Anwar Ibrahim menyebut keberadaan intelijen Israel di negara tetangga dan serangan siber hibrida sebagai pot...

news | 13:45 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengendalikan produksi batu bara nasional lewat RKAB demi kerek harga global dan mendongkr...

news | 12:30 WIB

Partai Gerindra menegaskan tidak mengintervensi kasus penyalahgunaan narkoba yang menjerat tiga anggota DPRD di Jawa Tim...

news | 12:15 WIB