Menpora Erick Thohir Kutuk Pelecehan Seksual Atlet: Itu Perbuatan Jahanam!

Menpora Erick Thohir mengutuk keras dugaan pelecehan seksual terhadap atlet panjat tebing dan kickboxing. Simak langkah tegas pemerintah dan Program Safeguarding di sini.

Elara | MataMata.com
Kamis, 12 Maret 2026 | 08:30 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memberikan keterangan kepada awak media dalam acara perayaan HUT ke-74 Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Jakarta, Rabu (11/3/2026). (ANTARA/Aloysius Lewokeda)

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memberikan keterangan kepada awak media dalam acara perayaan HUT ke-74 Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Jakarta, Rabu (11/3/2026). (ANTARA/Aloysius Lewokeda)

Matamata.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengecam keras dugaan kasus pelecehan seksual yang menimpa atlet di cabang olahraga panjat tebing dan kickboxing. Erick menegaskan bahwa tindakan tersebut adalah perbuatan "jahanam" yang tidak boleh memiliki tempat dalam dunia olahraga Indonesia.

"Atlet itu sudah berkorban banyak; mulai dari sekolah, waktu latihan, hingga meninggalkan orang tua. Tapi kok dizalimi? Ini adalah hal yang jahanam," ujar Erick Thohir kepada media saat menghadiri perayaan HUT ke-74 Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Jakarta, Rabu (11/3).

Erick menjelaskan, sejak menerima laporan dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Kemenpora tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Meski demikian, ia mendukung penuh langkah internal federasi yang telah menjatuhkan sanksi kepada terduga pelaku.

Lebih lanjut, pemerintah mendorong agar kasus dugaan pelecehan seksual di cabang panjat tebing maupun kickboxing segera diproses secara hukum. Langkah ini diambil demi menjamin kepastian hukum dan keadilan bagi para korban.

Penguatan Sistem Perlindungan Atlet Agar kejadian serupa tidak terulang, Menpora meminta seluruh federasi olahraga menyepakati penguatan sistem perlindungan atlet. Salah satu langkah konkret yang didorong adalah implementasi Program Safeguarding yang diinisiasi oleh KOI.

"Kami sebagai pemerintah tentu mendukung segala bentuk upaya perlindungan terhadap atlet yang memang harus dilakukan," tegasnya.

Erick juga mengapresiasi keberanian para atlet yang berani bersuara melaporkan kekerasan fisik maupun seksual yang mereka alami. Baginya, laporan tersebut merupakan momentum penting untuk introspeksi dan pembenahan sistem pembinaan di setiap federasi.

Menpora menduga kasus serupa mungkin sudah lama terjadi namun kerap ditutupi demi menjaga nama baik organisasi. Oleh karena itu, ia memberikan apresiasi khusus kepada Ketua Umum FPTI, Yenny Wahid, yang bersikap terbuka dalam melaporkan kasus ini.

"Kita harus memastikan sistem pembinaan atlet berjalan secara clean and clear, bersih dari praktik pelecehan seksual maupun kekerasan fisik," pungkas Erick. (Antara)

Baca Juga: Kemenkeu Kaji Penambahan Layer Baru Cukai Rokok, Fokus Tekan Peredaran Ilegal

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto memanggil Ketua DEN Luhut Pandjaitan dan ekonom senior Chatib Basri ke Istana Kepresidenan, Se...

news | 16:44 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memberi sinyal kebijakan efisiensi anggaran berlanjut pada 2027. Skema bansos dan subsidi ak...

news | 16:40 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan tiga strategi utama untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi 5,8% hingga 6,5% pa...

news | 14:15 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan perpanjangan batas usia pensiun Kapolri dalam RUU Polri baru disesuaikan dengan kebut...

news | 13:49 WIB

Bapanas rampungkan uji sampel dan sertifikasi mutu untuk ekspor 200 ribu ton beras ke Malaysia. Bulog pastikan harga jua...

news | 10:15 WIB

Tim Kepresidenan meluncurkan buku 'Presiden Solusi' yang mendokumentasikan 108 kebijakan strategis dan transformasi huku...

news | 09:15 WIB

Rencana kenaikan HET Minyakita bergulir. Mentan Amran Sulaiman siap gelar rapat koordinasi dengan Mendag Budi Santoso da...

news | 08:49 WIB

Kejagung limpahkan 11 tersangka korupsi ekspor CPO modus samarkan minyak sawit jadi limbah POME ke JPU. Tiga tersangka d...

news | 08:39 WIB

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menegaskan tidak ada jabatan yang kebal hukum terkait pengusutan dugaan kasus l...

news | 07:15 WIB

KPK dalami peran pemilik Maktour Fuad Hasan Masyhur dalam kasus korupsi kuota haji 2023-2024 setelah resmi menahan dua t...

news | 06:00 WIB