Menteri LH Dorong PSEL Palembang Mampu Olah 1.000 Ton Sampah per Hari

Menteri LH Jumhur Hidayat mendorong PSEL Palembang mengolah hingga 1.000 ton sampah per hari. Proyek yang ditargetkan rampung Oktober 2026 ini akan disokong sampah dari wilayah penyangga.

Elara | MataMata.com
Rabu, 06 Mei 2026 | 15:00 WIB
Menteri LH Dorong PSEL Palembang Mampu Olah 1.000 Ton Sampah per Hari

Menteri LH Dorong PSEL Palembang Mampu Olah 1.000 Ton Sampah per Hari

matamata.com - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat mendorong proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Palembang, Sumatera Selatan, untuk mampu menangani minimal 1.000 ton sampah per hari.

Jumhur menegaskan, apabila produksi sampah di Kota Palembang belum mencapai angka tersebut, pasokan sampah dari kabupaten-kabupaten penyangga di sekitar Palembang harus diarahkan ke fasilitas PSEL ini.

"PSEL Palembang yang dikelola oleh perusahaan asal China ini menggunakan teknologi terbaru di Indonesia, meskipun di negara asalnya teknologi tersebut sudah lama berjalan. Bahkan, di China kapasitasnya bisa menangani sekitar 2.000 ton sampah per hari," ujar Jumhur setelah meninjau lokasi PSEL Palembang didampingi Penjabat (Pj) Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Rabu (6/5/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Ratu Dewa memaparkan bahwa progres pembangunan fisik proyek PSEL Palembang saat ini telah mencapai 81,94 persen. Proyek strategis ini ditargetkan mulai beroperasi penuh pada Oktober 2026 mendatang.

Ratu Dewa optimistis kehadiran PSEL ini tidak hanya menyelesaikan masalah darurat sampah perkotaan dengan kapasitas olah 1.000 ton per hari, tetapi juga membawa multiplier effect bagi masyarakat lokal.

"Kami mendorong agar proyek ini tetap mengedepankan kearifan lokal serta mampu menyerap tenaga kerja lokal sebanyak-banyaknya. Selain itu, PSEL ini dirancang menjadi pusat edukasi penanganan sampah bagi generasi muda dan wadah pembinaan UMKM sekitar agar berdampak langsung pada perekonomian warga," jelas Ratu Dewa.

Jika tidak ada kendala, proyek ramah lingkungan ini rencananya akan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada akhir tahun nanti. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

DPR RI bersama lintas kementerian membahas finalisasi Perpres Ojol. Regulasi ini fokus mengawal pembagian tarif 92 perse...

news | 15:51 WIB

PT Danantara Asset Management (DAM), entitas di bawah Danantara Indonesia, resmi mengambil alih empat perusahaan manajer...

news | 15:43 WIB

Majelis Hakim PN Jakarta Timur mengabulkan eksepsi Dokter Tifa. Sidang kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terk...

news | 14:48 WIB

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut Istana belum membahas sosok pengganti Wamentan usai Sudaryo...

news | 14:33 WIB

BNN RI merampas aset Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) kasus narkotika senilai Rp165 miliar. Kepala BNN Komjen Pol Suy...

news | 14:27 WIB