Momen Hangat Presiden Prabowo Sapa Pelajar Jabar di Istana: "Silakan Keliling Sebeum Rapat"

Momen akrab Presiden Prabowo Subianto saat mengizinkan 300 pelajar Forum OSIS Jabar keliling Istana dan melihat jajar kehormatan secara langsung.

Elara | MataMata.com
Selasa, 05 Mei 2026 | 18:20 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto menyapa siswa yang tergabung dalam Forum OSIS Jawa Barat dalam program “Istana untuk Anak Sekolah” di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/5/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden

Presiden RI Prabowo Subianto menyapa siswa yang tergabung dalam Forum OSIS Jawa Barat dalam program “Istana untuk Anak Sekolah” di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/5/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden

Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto menyapa 300 siswa yang tergabung dalam Forum OSIS Jawa Barat dalam program "Istana untuk Anak Sekolah" di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/5/2026). Suasana hangat tercipta saat Presiden berbincang langsung dengan para siswa melalui sambungan telepon.

Momen tersebut terekam dalam unggahan akun Instagram resmi Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Dalam potongan video tersebut, Presiden Prabowo menanyakan keberadaan para siswa saat itu.

"Ini di mana? Kalian di mana sekarang?" tanya Presiden Prabowo kepada siswa melalui telepon milik Seskab Teddy.

Pertanyaan tersebut dijawab oleh Ketua Forum OSIS Jawa Barat asal SMAN 4 Bandung, Salsabilla Nuria. "Iya, Bapak, di Sekretariat Kabinet. Mau keliling Istana, Bapak," ujar Salsabila sebagaimana dikutip dari takarir akun Instagram @sekretariat.kabinet.

Mendengar hal itu, Presiden Prabowo langsung memberikan izin kepada para siswa untuk mengeksplorasi kawasan Istana sebelum jadwal agenda kenegaraan dimulai.

"Oke, silakan. Silakan, tapi nanti sebelum jam 12.30 ya. Habis itu aku mulai sidang. Rapat-rapat dimulai jam 12.30," kata Presiden dengan nada akrab.

Presiden bahkan memberikan waktu selama dua jam bagi para pelajar untuk menjelajahi bangunan-bangunan bersejarah di pusat pemerintahan tersebut. Tidak hanya itu, Kepala Negara juga mempersilakan para siswa menyaksikan secara langsung prosesi penyambutan dirinya saat memasuki Istana.

"Enggak apa-apa kalau mau lihat aku masuk, boleh. Ted (Seskab Teddy), biar aja mereka lihat aku masuk, jajar kehormatan," perintah Presiden kepada Seskab.

Sebagai informasi, program "Istana untuk Anak Sekolah" merupakan inisiatif untuk memberikan ruang pembelajaran bagi generasi muda dalam mengenal sistem pemerintahan. Melalui kegiatan ini, siswa diajak berkeliling ke sejumlah lokasi ikonik seperti Istana Merdeka, Kantor Presiden, hingga Istana Negara guna menumbuhkan semangat kebangsaan sejak dini. (Antara)

Baca Juga: Realisasi APBN Kuartal I 2026: Pendapatan Negara Rp574,9 T, Defisit 0,93 Persen terhadap PDB

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa laporkan APBN kuartal I 2026 defisit Rp240,1 triliun (0,93% PDB). Pendapatan negara Rp574,9 ...

news | 15:00 WIB

Nadiem Makarim absen dari sidang kasus korupsi Chromebook senilai Rp2,18 triliun karena sakit. Simak detail dakwaan dan ...

news | 15:00 WIB

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka mendesak perusahaan hilirisasi tambang untuk serius memberdayakan UMKM lokal dan tidak...

news | 13:15 WIB

Menperin Agus Gumiwang menemui Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas skema insentif kendaraan listrik guna memperku...

news | 13:00 WIB

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan komitmennya untuk menggerakk...

news | 12:15 WIB

Presiden AS Donald Trump mengeklaim Iran mulai terbuka untuk berunding di tengah operasi 'Project Freedom' di Selat Horm...

news | 11:15 WIB

Menpora Erick Thohir mendorong transformasi SEA Games menjadi ajang standar Olimpiade dalam SEA Ministerial Meeting 2026...

news | 10:29 WIB

Bapanas perkuat intervensi harga pangan pasca-Lebaran 2026. Simak langkah pemerintah atasi deflasi harga ayam dan telur ...

news | 09:15 WIB

Eks Direktur Gas Pertamina Hari Karyuliarto berencana gugat LHP BPK kasus korupsi LNG ke PTUN karena dinilai ilegal dan ...

news | 08:00 WIB

WHO menegaskan risiko penularan Hantavirus tetap rendah dan tidak diperlukan pembatasan perjalanan internasional meski d...

news | 07:00 WIB