WHO: Risiko Penularan Hantavirus Rendah, Tak Ada Pembatasan Perjalanan

WHO menegaskan risiko penularan Hantavirus tetap rendah dan tidak diperlukan pembatasan perjalanan internasional meski ditemukan kasus di kapal MV Hondius.

Elara | MataMata.com
Selasa, 05 Mei 2026 | 07:00 WIB
WHO: Risiko Penularan Hantavirus Rendah, Tak Ada Pembatasan Perjalanan

WHO: Risiko Penularan Hantavirus Rendah, Tak Ada Pembatasan Perjalanan

matamata.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa tidak ada risiko penularan luas terkait Hantavirus. Oleh karena itu, otoritas kesehatan dunia memandang tidak diperlukan adanya kebijakan pembatasan perjalanan (travel restriction).

Kepala Kantor WHO wilayah Eropa, Hans Kluge, menjelaskan bahwa infeksi Hantavirus umumnya bersifat zoonosis atau berkaitan erat dengan paparan lingkungan, bukan penularan antarmanusia secara masif.

"Infeksi Hantavirus umumnya terkait paparan lingkungan, seperti kontak dengan urine atau feses hewan pengerat yang terinfeksi. Meski dalam beberapa kasus bisa berakibat parah, virus ini tidak mudah menular antarmanusia," ujar Hans Kluge melalui akun resminya di platform X, Senin (4/5).

Kluge mengimbau masyarakat untuk tetap tenang karena ancaman virus ini terhadap publik global masih dikategorikan dalam level rendah.

"Risiko bagi masyarakat luas tetap rendah. Tidak ada alasan untuk panik atau melakukan pembatasan perjalanan," tegasnya.

Pernyataan resmi ini menyusul laporan media mengenai adanya tiga orang yang meninggal dunia akibat dugaan wabah Hantavirus di atas kapal MV Hondius. Kapal tersebut diketahui sedang dalam pelayaran dari Argentina menuju Tanjung Verde.

Pihak otoritas kesehatan terus memantau perkembangan situasi di kapal tersebut untuk memastikan protokol sanitasi telah dijalankan sesuai standar internasional. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Korlantas Polri kini mengintegrasikan pengurusan kendaraan terblokir akibat tilang elektronik (ETLE) langsung di kantor ...

news | 14:41 WIB

KPK memanggil Kepala Grup Pengadaan Bank BJB dan mantan aspri Ridwan Kamil sebagai saksi kasus korupsi pengadaan iklan s...

news | 14:02 WIB

Menpora Erick Thohir menyebut potensi wisata olahraga (sport tourism) Indonesia baru tergarap 0,5 persen atau Rp39,5 tri...

news | 13:19 WIB

Atlet panjat tebing Indonesia, Aditya Tri Syahria, memecahkan rekor Asian Games tiga kali dan memuncaki kualifikasi spee...

news | 12:27 WIB

MK resmi mengabulkan penarikan permohonan uji materiil Pasal Santet (Pasal 252 KUHP) yang diajukan mahasiswa Unpam karen...

news | 11:04 WIB