Khofifah: Program BSPS Jadi Pengungkit Ekonomi dan Penekan Kemiskinan di Jatim

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut program BSPS 2026 yang menyasar 33.000 unit rumah menjadi kunci penurunan kemiskinan dan penguatan ekonomi warga.

Elara | MataMata.com
Senin, 04 Mei 2026 | 09:49 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kanan). ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kanan). ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim

Matamata.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) memiliki peran strategis dalam menurunkan angka kemiskinan. Melalui penyediaan hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), program ini diyakini mampu memperkuat ketahanan ekonomi warga di berbagai wilayah Jawa Timur.

“Program BSPS ini sangat strategis karena langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, yaitu hunian yang layak. Dampaknya tidak hanya pada peningkatan kualitas hidup, tetapi juga berkontribusi langsung pada penurunan kemiskinan,” ujar Khofifah di Surabaya, Senin (4/5/2026).

Mantan Menteri Sosial RI tersebut mengungkapkan, jumlah renovasi rumah melalui skema BSPS di Jawa Timur mengalami lonjakan signifikan. Jika pada 2025 tercatat sekitar 2.914 unit, pada tahun 2026 ini jumlahnya melesat menjadi 33.000 unit.

Menurut Khofifah, hunian yang layak adalah indikator krusial dalam kesejahteraan masyarakat yang berbanding lurus dengan aspek kesehatan, pendidikan, dan produktivitas keluarga.

“Ketika masyarakat memiliki rumah layak, kualitas hidup mereka meningkat. Ini menekan beban ekonomi, meningkatkan kesehatan keluarga, hingga memperkuat daya tahan sosial,” tambahnya.

Integrasi Ekonomi dan Padat Karya Senada dengan Khofifah, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menjelaskan bahwa BSPS di Jawa Timur kini terintegrasi dengan penguatan modal. Penerima bantuan juga disinergikan dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan serta pembiayaan Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar untuk pelaku usaha perempuan.

“Tujuannya agar keluarga penerima tidak hanya punya rumah layak, tapi juga memiliki ketahanan ekonomi yang mandiri,” kata Maruarar.

Proyek pembangunan 33.000 unit rumah ini juga diprediksi menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Maruarar mengestimasi program ini mampu menyerap hampir 100 ribu tenaga kerja, mulai dari sektor konstruksi, transportasi, hingga industri bahan bangunan.

“Ekosistem perumahan menggerakkan banyak sektor, dari toko bangunan hingga UMKM. Inilah yang kita harapkan menjadi pengungkit ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Di sisi lain, Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono mencatat khusus untuk wilayah Surabaya, terdapat 1.252 kepala keluarga (KK) yang terdaftar sebagai penerima BSPS. Hingga awal Mei 2026, sebanyak 600 penerima di antaranya telah terverifikasi.

Baca Juga: Update Arus Lalu Lintas Tol Jakarta-Cikampek: 99.109 Kendaraan Lewati GT Cikatama

Ia mengapresiasi langkah ini sebagai bagian dari program besar pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto untuk masyarakat kecil. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Dua mantan bos Pertamina, Hari Karyuliarto dan Yenni Andayani, hadapi sidang vonis kasus korupsi LNG hari ini. Kerugian ...

news | 09:46 WIB

PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat 99.109 kendaraan melintasi GT Cikatama menuju arah Timur selama libur panjang Hari B...

news | 07:04 WIB

BMKG memprakirakan cuaca Jakarta hari ini, Senin 4 Mei 2026, akan diguyur hujan ringan hingga sedang dari pagi hingga so...

news | 06:00 WIB

Gubernur Khofifah Indar Parawansa memastikan stok hewan kurban di Jawa Timur 2026 surplus besar. Stok sapi mencapai 629....

news | 19:03 WIB

BPI Danantara mengevaluasi peluang investasi di sektor strategis guna memberikan dampak ekonomi bagi rakyat, termasuk re...

news | 19:01 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan minyak mentah Rusia segera masuk Indonesia. Komitmen 150 juta barel ini bertuju...

news | 18:57 WIB

Pakar pendidikan Prof. Susanto menilai Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda penting untuk mewujudkan pemerataan kualitas pe...

news | 11:24 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut Deep Learning sebagai program prioritas untuk mencapai cita-cita pendidikan nasional d...

news | 07:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto dan KSP Dudung Abdurachman dijadwalkan hadir di Monas untuk menyerap aspirasi pada puncak Hari...

news | 15:03 WIB

TNI AU menggelar latihan matra udara Sarva Gesit-26 di Bogor untuk mengasah kemampuan pilot helikopter dalam misi tempur...

news | 14:58 WIB