Kemensos Lakukan Asesmen Menyeluruh bagi Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Mensos Saifullah Yusuf memastikan korban kecelakaan KRL di Bekasi mendapatkan asesmen pemberdayaan ekonomi agar kemandirian keluarga tetap terjaga pascamusibah.

Elara | MataMata.com
Kamis, 30 April 2026 | 11:54 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf berdialog dengan keluarga Hj. Nuryati (63) yang menjadi salah satu korban kecelakaan Kereta Rel Listrik (KRL) relasi Kampung Bandan-Cikarang (PLB 5568A) di rumahnya di Kemayoran, Jakarta, Kamis (30/4/2026) ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

Menteri Sosial Saifullah Yusuf berdialog dengan keluarga Hj. Nuryati (63) yang menjadi salah satu korban kecelakaan Kereta Rel Listrik (KRL) relasi Kampung Bandan-Cikarang (PLB 5568A) di rumahnya di Kemayoran, Jakarta, Kamis (30/4/2026) ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

Matamata.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan seluruh korban kecelakaan kereta api di Bekasi akan menjalani asesmen menyeluruh. Langkah ini bertujuan agar para korban, baik yang meninggal dunia maupun luka-luka, mendapatkan program pemberdayaan sosial yang tepat sasaran.

"Semuanya akan kita lakukan asesmen dan diberikan dukungan program sesuai kebutuhan masing-masing. Kebutuhan setiap keluarga tentu berbeda-beda," ujar Saifullah saat takziah ke rumah duka almarhumah Hj. Nuryati (63), salah satu korban kecelakaan, di Kemayoran, Jakarta, Rabu (29/4).

Insiden maut tersebut terjadi pada Senin (27/4) malam di Stasiun Bekasi Timur, melibatkan KA Argo Bromo Anggrek rute Gambir-Surabaya Pasar Turi dan KRL relasi Kampung Bandan-Cikarang. Data terbaru mencatat musibah ini mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan 81 orang luka-luka.

Saifullah menegaskan bahwa kehadiran Kementerian Sosial merupakan instruksi langsung Presiden untuk memberikan perhatian khusus kepada keluarga korban.

Saat mengunjungi rumah duka di Jalan Utan Panjang, Mensos mengungkapkan bahwa almarhumah Hj. Nuryati adalah sosok pahlawan ekonomi keluarga. Selain aktif sebagai pengurus Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), almarhumah diketahui mengelola usaha warung untuk menghidupi delapan anaknya.

"Beliau memiliki usaha warung kecil-kecilan. Kami ingin musibah ini tidak menggoyahkan ekonomi keluarga. Kemensos akan mendampingi agar usaha tersebut bisa dipertahankan, bahkan kalau perlu naik kelas," tegasnya.

Sebagai langkah awal, Kemensos telah menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) berupa sembako, santunan uang tunai, serta dukungan psikososial. Bantuan ini merupakan bentuk tali asih pemerintah di luar santunan asuransi Jasa Raharja.

Namun, Gus Ipul menekankan bahwa fokus jangka panjang pemerintah adalah kemandirian ekonomi ahli waris.

"Kami akan memberikan pendampingan sesuai hasil asesmen. Kami berterima kasih kepada keluarga yang terbuka menyampaikan kondisinya, sehingga kami bisa menindaklanjuti dengan program-program pemerintah yang relevan," pungkasnya. (Antara)

Baca Juga: Kemenekraf Dorong Seni Ukir Jepara Tembus Pasar Global melalui Hilirisasi

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengusulkan anggaran Rp815,56 miliar dalam RAPBN 2027 untuk program kompor listrik demi me...

news | 17:24 WIB

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) sukses menggagalkan 11.542 penindakan barang ilegal senilai Rp7,71 triliun hing...

news | 17:21 WIB

Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani menyebut koreksi IHSG hingga 40 persen membuat harga saham emiten RI sangat murah da...

news | 17:13 WIB

Kejagung menyerahkan PNBP hasil pemulihan aset sebesar Rp1,029 triliun ke Kemenkeu. Dana jumbo ini berasal dari BPA Fair...

news | 12:01 WIB

PT Pertamina Patra Niaga perketat pengelolaan impurities (zat pengotor) di 6 kilang demi jamin kualitas BBM standar Euro...

news | 12:00 WIB

COO Danantara Dony Oskaria menegaskan komitmen transparansi data investasi sesuai arahan Presiden Prabowo demi menggenjo...

news | 11:30 WIB

KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan pemilik travel Maktour, Fuad Hasan Masyhur, terkait kasus dugaan korupsi kuota haji y...

news | 10:15 WIB

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi langkah BI memperluas penggunaan mata uang lokal (LCT) dan QRIS lintas b...

news | 09:15 WIB

Polda Metro Jaya mengerahkan 585 personel untuk mengamankan kunjungan Presiden Jerman di Jakarta. Cek rute rekayasa lalu...

news | 08:15 WIB

Sebanyak 13 federasi sepak bola lintas benua mengecam pernyataan Presiden UEFA Aleksander Ceferin yang menyebut laga kua...

news | 06:00 WIB