TNI AU Asah Kesiapan Pilot Helikopter Lewat Latihan Misi Tempur dan OMSP di Bogor

TNI AU menggelar latihan matra udara Sarva Gesit-26 di Bogor untuk mengasah kemampuan pilot helikopter dalam misi tempur, pembebasan sandera, hingga evakuasi medis.

Elara | MataMata.com
Kamis, 30 April 2026 | 14:58 WIB
TNI AU Asah Kesiapan Pilot Helikopter Lewat Latihan Misi Tempur dan OMSP di Bogor

TNI AU Asah Kesiapan Pilot Helikopter Lewat Latihan Misi Tempur dan OMSP di Bogor

matamata.com - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) terus memperkuat profesionalisme prajuritnya dengan mengasah kemampuan para pilot helikopter. Latihan ini bertujuan agar para penerbang selalu siap menjalankan tugas pertahanan maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP) di berbagai medan ekstrem.

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah melibatkan penerbang Grup 2 Heli dalam Latihan Matra Udara I Level II bertajuk "Sarva Gesit-26". Latihan ini berlangsung di Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (27/4).

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau), Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, menjelaskan bahwa sejumlah alutsista andalan dikerahkan dalam latihan ini. Di antaranya adalah helikopter NAS 332 Super Puma, EC 725 Caracal, EC 120B Colibri, NAS 332 VVIP, serta AW-139.

"Penggunaan berbagai jenis helikopter ini menjadi sarana penting untuk menguji kemampuan pilot, awak helikopter, serta unsur pendukung dalam melaksanakan operasi udara secara terpadu," ujar I Nyoman dalam keterangan resminya, Kamis (30/4).

Dalam simulasi tersebut, para penerbang dituntut menjalankan skema misi yang membutuhkan manuver terbang tingkat tinggi. Materi latihan mencakup Penindak Low Speed Low Altitude (PLSLA), Operasi Evakuasi Medis Udara (OEMU), hingga Operasi Udara Penanggulangan Kebakaran (OUPK).

Selain misi kemanusiaan, para pilot juga melatih kesiapan tempur melalui skenario Operasi Udara Pembebasan Sandera (Basra), Combat Search and Rescue (CSAR), serta Operasi Mobilitas Udara bagi VIP. Tak hanya itu, latihan teknis seperti angkutan udara menggunakan sling load dan penerjunan helibox untuk kebutuhan pasukan di lapangan juga dilakukan.

I Nyoman menegaskan bahwa seluruh rangkaian latihan digelar dengan standar keamanan ketat demi menjamin keselamatan prajurit maupun alutsista yang digunakan.

"Seluruh rangkaian latihan berjalan aman dan lancar. Kami berharap latihan ini dapat memperdalam insting dan kemampuan pilot dalam menjalankan tugas negara," pungkasnya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kemenko Pangan siapkan program Desa Tematik Perikanan di 40.000 lokasi. Targetkan produksi 1,2 juta ton ikan, suplai MBG...

news | 17:47 WIB

KPK memanggil anak anggota DPR Anwar Sadad sebagai saksi kasus dugaan korupsi dana hibah Pemprov Jatim. Simak daftar len...

news | 15:21 WIB

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan bahwa perluasan perjanjian perdagangan internasional dengan Amerika Serikat ...

news | 13:53 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak penguatan keselamatan transportasi laut menyusul rentetan kecelakaan kapal di awal 2...

news | 13:15 WIB

Mendes PDT Yandri Susanto membantah tegas isu hoaks terkait Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang disebut akan mematik...

news | 12:18 WIB