Menteri ESDM Pastikan Minyak Mentah Rusia Segera Masuk ke Indonesia

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan minyak mentah Rusia segera masuk Indonesia. Komitmen 150 juta barel ini bertujuan amankan stok BBM nasional.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:57 WIB
Menteri ESDM Pastikan Minyak Mentah Rusia Segera Masuk ke Indonesia

Menteri ESDM Pastikan Minyak Mentah Rusia Segera Masuk ke Indonesia

matamata.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan minyak mentah (crude oil) asal Rusia akan segera masuk ke Indonesia. Langkah ini diambil pemerintah untuk memperkuat ketahanan pasokan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global yang tidak menentu.

Impor ini merupakan bagian dari realisasi komitmen pengadaan minyak sebesar 150 juta barel dari Rusia yang akan dilakukan secara bertahap hingga akhir tahun 2026.

"Bagi saya yang paling penting adalah semua stok kita ada. Dan untuk (minyak mentah) Rusia, sebentar lagi masuk," ujar Bahlil saat ditemui usai menghadiri acara Himpunan Alumni IPB di Jakarta, Sabtu (2/5/2026).

Bahlil menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah menjamin ketersediaan seluruh jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) guna memenuhi kebutuhan masyarakat serta sektor industri. Menurutnya, dalam situasi global yang bergejolak, keamanan pasokan energi harus didahulukan di atas kebijakan lainnya.

"Dalam kondisi seperti ini, negara harus menjamin ketersediaan semua jenis BBM, mulai dari Solar hingga bensin berbagai oktan. Itu jauh lebih penting," tegasnya.

Terkait detail volume pengiriman perdana dan kilang mana yang akan mengolah minyak tersebut, Bahlil belum memberikan rincian lebih lanjut. Ia hanya menjelaskan bahwa mekanisme pengadaan dan kesepakatan harga dilakukan melalui skema business to business (B2B).

Selain minyak mentah, pemerintah juga tengah menjajaki peluang impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) dari Rusia. Namun, rencana tersebut saat ini masih dalam tahap pembicaraan awal. Meski demikian, Bahlil memastikan cadangan LPG dalam negeri masih dalam kondisi aman.

"Sampai dengan sekarang, stok LPG kita semuanya berada di atas standar minimum nasional," pungkas Bahlil. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kemenko Pangan siapkan program Desa Tematik Perikanan di 40.000 lokasi. Targetkan produksi 1,2 juta ton ikan, suplai MBG...

news | 17:47 WIB

KPK memanggil anak anggota DPR Anwar Sadad sebagai saksi kasus dugaan korupsi dana hibah Pemprov Jatim. Simak daftar len...

news | 15:21 WIB

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan bahwa perluasan perjanjian perdagangan internasional dengan Amerika Serikat ...

news | 13:53 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak penguatan keselamatan transportasi laut menyusul rentetan kecelakaan kapal di awal 2...

news | 13:15 WIB

Mendes PDT Yandri Susanto membantah tegas isu hoaks terkait Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang disebut akan mematik...

news | 12:18 WIB