Jubir Kementerian ESDM Bantah Narasi Hoaks yang Samakan Pertamax dengan Solar

Jubir Kementerian ESDM Dwi Anggia angkat bicara terkait hoaks yang mencatut namanya soal kenaikan harga Pertamax dan Solar. Simak klarifikasinya di sini.

Elara | MataMata.com
Selasa, 16 Juni 2026 | 06:00 WIB
Jubir Kementerian ESDM Bantah Narasi Hoaks yang Samakan Pertamax dengan Solar

Jubir Kementerian ESDM Bantah Narasi Hoaks yang Samakan Pertamax dengan Solar

matamata.com - Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dwi Anggia, membantah keras narasi viral yang mengeklaim dirinya menyamakan Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dengan BBM bersubsidi jenis Solar.

Pernyataan tersebut menanggapi sebuah unggahan di platform media sosial Threads yang mencatut foto Dwi Anggia. Unggahan itu menyertakan teks tiruan berbunyi: "Pertamax Jadi Rp16.250 per Liter. Dwi Anggia, selaku Jubir Menteri ESDM: Ada Solar Yang Murah Pakai Itu Saja. Sama-Sama BBM kan?". Gambar tersebut juga menggunakan logo yang memanipulasi media nasional menjadi "Kompos.corn".

"Ini berita bohong dan fitnah. Saya tidak pernah mengeluarkan statement seperti ini. Ada pihak yang sengaja menyalahgunakan foto saya dan menempelnya dengan caption hoaks," kata Dwi Anggia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (15/6/2026).

Dwi menegaskan bahwa konten tersebut murni disinformasi yang sengaja dibuat untuk memprovokasi masyarakat. Ia juga membuka peluang untuk menempuh jalur hukum terhadap pihak yang menyebarkan fitnah tersebut.

"Sekali lagi, itu adalah hoaks dan fitnah. Semoga masyarakat bisa lebih cerdas dan lebih bijak menyerap informasi yang beredar di media sosial. Penyebar fitnah ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum karena telah memprovokasi kemarahan publik," tegasnya.

Isu hoaks ini merebak usai PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter per 10 Juni 2026.

Pertamina menjelaskan bahwa penyesuaian harga ini dilakukan setelah berkoordinasi dengan pemerintah selaku regulator. Langkah evaluasi berkala ini terpaksa diambil dengan mempertimbangkan fluktuasi harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian saat ini.

Meski ada penyesuaian pada lini nonsubsidi, Pertamina Patra Niaga memastikan harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Harga Pertalite tetap di angka Rp10.000 per liter dan Solar subsidi bertahan di Rp6.800 per liter. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kemenko Pangan siapkan program Desa Tematik Perikanan di 40.000 lokasi. Targetkan produksi 1,2 juta ton ikan, suplai MBG...

news | 17:47 WIB

KPK memanggil anak anggota DPR Anwar Sadad sebagai saksi kasus dugaan korupsi dana hibah Pemprov Jatim. Simak daftar len...

news | 15:21 WIB

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan bahwa perluasan perjanjian perdagangan internasional dengan Amerika Serikat ...

news | 13:53 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak penguatan keselamatan transportasi laut menyusul rentetan kecelakaan kapal di awal 2...

news | 13:15 WIB

Mendes PDT Yandri Susanto membantah tegas isu hoaks terkait Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang disebut akan mematik...

news | 12:18 WIB