Jubir Kementerian ESDM Bantah Narasi Hoaks yang Samakan Pertamax dengan Solar

Jubir Kementerian ESDM Dwi Anggia angkat bicara terkait hoaks yang mencatut namanya soal kenaikan harga Pertamax dan Solar. Simak klarifikasinya di sini.

Elara | MataMata.com
Selasa, 16 Juni 2026 | 06:00 WIB
Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia saat bertemu awak media di Jakarta, Selasa (25/11/2025) (ANTARA/Bayu Saputra)

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia saat bertemu awak media di Jakarta, Selasa (25/11/2025) (ANTARA/Bayu Saputra)

Matamata.com - Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dwi Anggia, membantah keras narasi viral yang mengeklaim dirinya menyamakan Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dengan BBM bersubsidi jenis Solar.

Pernyataan tersebut menanggapi sebuah unggahan di platform media sosial Threads yang mencatut foto Dwi Anggia. Unggahan itu menyertakan teks tiruan berbunyi: "Pertamax Jadi Rp16.250 per Liter. Dwi Anggia, selaku Jubir Menteri ESDM: Ada Solar Yang Murah Pakai Itu Saja. Sama-Sama BBM kan?". Gambar tersebut juga menggunakan logo yang memanipulasi media nasional menjadi "Kompos.corn".

"Ini berita bohong dan fitnah. Saya tidak pernah mengeluarkan statement seperti ini. Ada pihak yang sengaja menyalahgunakan foto saya dan menempelnya dengan caption hoaks," kata Dwi Anggia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (15/6/2026).

Dwi menegaskan bahwa konten tersebut murni disinformasi yang sengaja dibuat untuk memprovokasi masyarakat. Ia juga membuka peluang untuk menempuh jalur hukum terhadap pihak yang menyebarkan fitnah tersebut.

"Sekali lagi, itu adalah hoaks dan fitnah. Semoga masyarakat bisa lebih cerdas dan lebih bijak menyerap informasi yang beredar di media sosial. Penyebar fitnah ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum karena telah memprovokasi kemarahan publik," tegasnya.

Isu hoaks ini merebak usai PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter per 10 Juni 2026.

Pertamina menjelaskan bahwa penyesuaian harga ini dilakukan setelah berkoordinasi dengan pemerintah selaku regulator. Langkah evaluasi berkala ini terpaksa diambil dengan mempertimbangkan fluktuasi harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian saat ini.

Meski ada penyesuaian pada lini nonsubsidi, Pertamina Patra Niaga memastikan harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Harga Pertalite tetap di angka Rp10.000 per liter dan Solar subsidi bertahan di Rp6.800 per liter. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengusulkan anggaran Rp815,56 miliar dalam RAPBN 2027 untuk program kompor listrik demi me...

news | 17:24 WIB

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) sukses menggagalkan 11.542 penindakan barang ilegal senilai Rp7,71 triliun hing...

news | 17:21 WIB

Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani menyebut koreksi IHSG hingga 40 persen membuat harga saham emiten RI sangat murah da...

news | 17:13 WIB

Kejagung menyerahkan PNBP hasil pemulihan aset sebesar Rp1,029 triliun ke Kemenkeu. Dana jumbo ini berasal dari BPA Fair...

news | 12:01 WIB

PT Pertamina Patra Niaga perketat pengelolaan impurities (zat pengotor) di 6 kilang demi jamin kualitas BBM standar Euro...

news | 12:00 WIB

COO Danantara Dony Oskaria menegaskan komitmen transparansi data investasi sesuai arahan Presiden Prabowo demi menggenjo...

news | 11:30 WIB

KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan pemilik travel Maktour, Fuad Hasan Masyhur, terkait kasus dugaan korupsi kuota haji y...

news | 10:15 WIB

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi langkah BI memperluas penggunaan mata uang lokal (LCT) dan QRIS lintas b...

news | 09:15 WIB

Polda Metro Jaya mengerahkan 585 personel untuk mengamankan kunjungan Presiden Jerman di Jakarta. Cek rute rekayasa lalu...

news | 08:15 WIB

Sebanyak 13 federasi sepak bola lintas benua mengecam pernyataan Presiden UEFA Aleksander Ceferin yang menyebut laga kua...

news | 06:00 WIB