Kemenko Pangan Siapkan Desa Tematik Perikanan untuk Perkuat Swasembada Protein
matamata.com - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersiap meluncurkan program Desa Tematik Perikanan guna memperkuat ekonomi perdesaan sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional. Program ini menjadi langkah lanjutan setelah pembentukan Koperasi Desa.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan bahwa setiap desa yang memiliki potensi lahan akan didorong untuk mengembangkan budidaya ikan berbasis tematik.
"Kita sudah swasembada beras untuk kebutuhan karbohidrat. Sekarang, kita masuk ke pemenuhan protein melalui ikan," ujar Zulkifli usai membuka Seminar Koperasi Desa/Koperasi Merah Putih (KDKMP) di Makassar, Selasa (4/8/2026).
Program Desa Tematik Perikanan dirancang sebagai salah satu program prioritas periode 2025–2029. Pemerintah menargetkan pembentukan 40.000 lokasi budidaya ikan darat tematik (mini Recirculating Aquaculture System/RAS) yang tersebar di 37 provinsi. Pengelolaannya akan melibatkan langsung pemerintah desa atau kelurahan bersama masyarakat setempat.
Secara teknis, intervensi pemerintah meliputi pembangunan kolam produksi, sistem resirkulasi, gudang pakan dan peralatan, serta bak kontrol dan tandon.
Melalui intervensi tersebut, program ini diproyeksikan menghasilkan volume produksi ikan hingga 1,2 juta ton per tahun dengan nilai mencapai Rp2,88 triliun. Hasil produksi ini juga disiapkan untuk memasok kebutuhan protein bagi 31,5 juta penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain memperkuat pangan, program ini ditargetkan mampu menyerap sekitar 8.000 tenaga kerja permanen di tingkat desa, di luar tenaga kerja non-permanen atau konstruksi.
"Program ini diharapkan membuka banyak lapangan kerja, terutama bagi lulusan sekolah menengah maupun perguruan tinggi. Intinya, kita ingin memberdayakan ekonomi desa sekaligus menyerap tenaga kerja sebanyak-banyaknya," kata Zulkifli. (Antara)