Pakar: Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Kunci Pemerataan Kualitas Pendidikan

Pakar pendidikan Prof. Susanto menilai Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda penting untuk mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan dan SDM berdaya saing pada Hardiknas 2026.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:24 WIB
Arsip foto - Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Kepala Sekolah Sekolah Rakyat Menengah Atas 10 Margaguna Ratu Mulyanengsih (kedua kiri) menyapa siswa sekolah rakyat saat meninjau kegiatan belajar mengajar dan fasilitas di Sekolah Rakyat Menengah Atas 10 Margaguna, Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2025). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/bar/pri.

Arsip foto - Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Kepala Sekolah Sekolah Rakyat Menengah Atas 10 Margaguna Ratu Mulyanengsih (kedua kiri) menyapa siswa sekolah rakyat saat meninjau kegiatan belajar mengajar dan fasilitas di Sekolah Rakyat Menengah Atas 10 Margaguna, Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2025). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/bar/pri.

Matamata.com - Pakar pendidikan Prof. Susanto mengapresiasi kebijakan pemerintah dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Sabtu (2/5/2026). Ia menilai kehadiran Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda merupakan langkah strategis dalam mengejawantahkan amanat konstitusi.

Menurut Susanto, kedua model sekolah tersebut memiliki peran yang saling melengkapi. Sekolah Rakyat hadir sebagai respons untuk kelompok rentan, sementara Sekolah Garuda diproyeksikan menjadi model sekolah unggulan.

"Kedua model tersebut sangat penting sebagai bentuk pengejawantahan konstitusi. Sekolah Garuda mesti ada karena konsepnya menyiapkan SDM berdaya saing global, sementara Sekolah Rakyat perlu karena masih banyak kelompok rentan, termasuk di Jakarta," ujar Susanto saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (2/5).

Selain model sekolah, Ketua Umum PP Asosiasi Akademisi Pendidikan Tinggi Seluruh Indonesia (ASADIKTISI) ini juga memuji kebijakan bantuan smartboard sebagai langkah transformasi digital di lingkungan sekolah. Namun, ia menekankan pentingnya inovasi dalam pemanfaatan teknologi tersebut.

"Terkait bantuan smartboard, ini bagus. Ini transformasi ke arah digitalisasi sekolah. Tinggal inovasi pemanfaatannya yang perlu ditingkatkan agar SDM berdaya saing lahir dari sistem pendidikan yang hebat," tambahnya.

Implementasi di Jakarta Saat ini, model Sekolah Garuda telah diimplementasikan melalui SMAN Unggulan MH Thamrin Jakarta. Sementara itu, untuk Sekolah Rakyat, Jakarta telah memiliki tiga titik utama, yakni Sentra Mulyajaya (Pasar Rebo), Sentra Handayani (Bambu Apus), dan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Margaguna (Gandaria Selatan).

Tak hanya kebijakan pusat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memperkuat akses pendidikan melalui Program Sekolah Swasta Gratis. Tercatat, sebanyak 103 sekolah swasta mulai dari jenjang SD hingga SLB akan digratiskan pada tahun ajaran 2026/2027 untuk memudahkan masyarakat di lima wilayah kota administrasi. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut Deep Learning sebagai program prioritas untuk mencapai cita-cita pendidikan nasional d...

news | 07:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto dan KSP Dudung Abdurachman dijadwalkan hadir di Monas untuk menyerap aspirasi pada puncak Hari...

news | 15:03 WIB

TNI AU menggelar latihan matra udara Sarva Gesit-26 di Bogor untuk mengasah kemampuan pilot helikopter dalam misi tempur...

news | 14:58 WIB

Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada 1.500 Komandan Satuan TNI di Unhan Sentul. Bahas peran strategis TN...

news | 13:03 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut kekayaan budaya Indonesia, seperti lukisan purba di Pulau Muna, adalah potensi eko...

news | 11:57 WIB

Mensos Saifullah Yusuf memastikan korban kecelakaan KRL di Bekasi mendapatkan asesmen pemberdayaan ekonomi agar kemandir...

news | 11:54 WIB

Wamenekraf Irene Umar dorong kriya seni ukir Jepara tembus pasar internasional melalui strategi hilirisasi dan perlindun...

news | 10:55 WIB

Anggota DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta advokat muda Indonesia menjaga integritas dan membantu rakyat kecil me...

news | 10:53 WIB

China tingkatkan ekspor bahan bakar menjadi 500.000 ton pada Mei 2026 demi stabilitas energi global di tengah konflik Se...

news | 09:45 WIB

Wamendiktisaintek Stella Christie ingatkan ASN pentingnya deep thinking dan system thinking dalam mengambil kebijakan ag...

news | 09:42 WIB