Cegah Korupsi Program Sekolah Rakyat, Gus Ipul Konsultasi ke KPK

Mensos Gus Ipul dan Wamensos Agus Jabo datangi KPK untuk konsultasi pengadaan barang dan jasa 2026. Fokus utama: menjaga integritas program Sekolah Rakyat.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:46 WIB
Cegah Korupsi Program Sekolah Rakyat, Gus Ipul Konsultasi ke KPK

Cegah Korupsi Program Sekolah Rakyat, Gus Ipul Konsultasi ke KPK

matamata.com - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menyambangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (8/5/2026). Kedatangannya bersama Wakil Mensos Agus Jabo Priyono bertujuan untuk mengonsultasikan pengadaan barang dan jasa (PBJ) di lingkungan Kementerian Sosial, khususnya terkait program strategis Sekolah Rakyat.

Pantauan di lokasi, Agus Jabo tiba lebih awal pada pukul 09.13 WIB, disusul Gus Ipul sekitar pukul 09.32 WIB.

"Kami datang untuk konsultasi, minta nasihat, sekaligus menyampaikan perkembangan pengadaan barang dan jasa di Kemensos," ujar Gus Ipul saat ditemui sebelum memasuki ruang pertemuan.

Gus Ipul menegaskan tidak ada persiapan khusus dalam pertemuan ini. Namun, pihaknya ingin memastikan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa tahun 2026 berjalan transparan dan akuntabel sejak dini. Hal ini dilakukan demi mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto agar tidak terjerat praktik rasuah.

"Kami tidak ingin program strategis Presiden, seperti Sekolah Rakyat, dinodai dengan praktik korupsi. Oleh karena itu, sejak awal kami menyatakan terbuka kepada publik maupun lembaga pengawas seperti BPK, BPKP, dan KPK," tegasnya.

Selain membahas skema umum, pertemuan ini juga menjadi ajang klarifikasi Kemensos mengenai data proses pengadaan operasional Sekolah Rakyat. Termasuk di antaranya persoalan pengadaan sepatu siswa yang sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial beberapa waktu terakhir.

Sebelumnya, rencana pertemuan ini telah diwacanakan Gus Ipul sejak Rabu (6/5). Meski sempat ada ketidakpastian jadwal dari pihak KPK mengenai agenda di hari Kamis, pertemuan tersebut akhirnya terealisasi pada Jumat pagi ini. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Lanal Gorontalo dan Bea Cukai menggagalkan penyelundupan 3 ton sianida asal Filipina yang diduga hendak dipasok ke tamba...

news | 14:37 WIB

BRIN paparkan inovasi mesin kain limbah daun nanas dan sepatu murah untuk siswa kurang mampu dalam ratas industri teksti...

news | 13:45 WIB

DPR RI menugaskan Komisi I untuk membahas Surat Presiden Prabowo Subianto terkait pertimbangan calon Dubes LBBP negara s...

news | 12:42 WIB

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menggelar pertemuan dengan Dubes Jepang Ueno Atsushi untuk membahas kerja sama pertahanan, ke...

news | 11:15 WIB

Pemerintah bersama PGN mempercepat perluasan jaringan gas bumi (jargas) di Gresik dan Sidoarjo untuk menekan impor LPG d...

news | 10:00 WIB