Diaspora di Filipina Puji Perhatian Presiden Prabowo: Sosok Ramah dan Mendunia

Diaspora Indonesia di Filipina sampaikan rasa bangga dan apresiasi atas keramahan Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri KTT Ke-48 ASEAN di Cebu.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyapa sejumlah diaspora Indonesia dalam lawatan ke Cebu, Filipina, Kamis (7/5/2026). ANTARA/HO-Badan Komunikasi Pemerintah RI

Presiden Prabowo Subianto menyapa sejumlah diaspora Indonesia dalam lawatan ke Cebu, Filipina, Kamis (7/5/2026). ANTARA/HO-Badan Komunikasi Pemerintah RI

Matamata.com - Diaspora Indonesia di Filipina memberikan apresiasi tinggi terhadap perhatian Presiden Prabowo Subianto bagi warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri. Hal ini terungkap saat para diaspora menyambut kedatangan Presiden di Cebu, Filipina, Kamis (7/5), dalam rangka menghadiri KTT Ke-48 ASEAN.

Sejumlah WNI yang menetap di Filipina menilai Prabowo sebagai sosok pemimpin yang hangat dan bersahaja. Sikap tersebut terlihat dari kesediaan Presiden meluangkan waktu untuk berinteraksi langsung di sela agenda kenegaraannya yang padat.

Dini, seorang diaspora yang sudah sembilan tahun bermukim di Filipina, mengaku terkesan dengan momen pertemuan tersebut. Menurutnya, Prabowo tidak ragu untuk berhenti dan berbincang sejenak dengan warga yang menyambutnya.

"Beliau sangat ramah, bisa bercengkerama dan sempat menanyakan beberapa hal saat tiba. Ini kesempatan sekali seumur hidup bagi saya bisa mewakili negara menyambut Presiden," ujar Dini dalam keterangan tertulis, Jumat (8/5).

Senada dengan Dini, Ronald, seorang dokter Indonesia di Filipina, menyatakan kegembiraannya bisa bertatap muka langsung. Ia berharap kepemimpinan Prabowo dapat memperkuat soliditas kawasan sesuai tema KTT ASEAN tahun ini, Navigating Our Future, Together.

"Saya harap Bapak Prabowo bisa membawa Indonesia dan kawasan ASEAN lebih solid lagi ke depannya," kata Ronald.

Kesan mendalam juga dirasakan oleh Romo Agus Sudaryanto, pastor di Santo Vincent Cebu. Pria asal Madiun yang sudah 15 tahun tinggal di Filipina ini mengaku terharu saat Presiden menanyakan latar belakang dan kehidupannya di perantauan.

“Selama ini hanya lihat dari video, tapi sekarang bisa on the spot. Tadi ditanya asal dari mana, sudah berapa lama di sini, dan apakah sudah bisa bahasa lokal. Saya bangga, Presiden kita ini mendunia, bahkan sangat dikenal oleh masyarakat Filipina,” ungkap Romo Agus.

Ia menambahkan bahwa sosok Prabowo memudahkan para diaspora memperkenalkan citra positif Indonesia kepada warga lokal. Kehadiran Presiden di Cebu dianggap sebagai suntikan semangat bagi para WNI yang tengah berjuang di negeri orang. (Antara)

Baca Juga: Cegah Korupsi Program Sekolah Rakyat, Gus Ipul Konsultasi ke KPK

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pertamina resmi menyetop distribusi Biosolar di SPBU Teuku Umar Denpasar selama 30 hari akibat praktik curang penggunaan...

news | 10:56 WIB

Mensos Gus Ipul dan Wamensos Agus Jabo datangi KPK untuk konsultasi pengadaan barang dan jasa 2026. Fokus utama: menjaga...

news | 10:46 WIB

Anggota Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia mendukung usulan Bawaslu untuk mem-blacklist pelaku politik uang dari kepesertaa...

news | 09:45 WIB

Menteri PKP Maruarar Sirait siapkan regulasi KPR 40 tahun. Simak simulasi cicilannya yang diprediksi turun hingga Rp800 ...

news | 06:00 WIB

Jamaah haji Embarkasi Padang Gelombang II mulai diterbangkan langsung ke Jeddah. Simak rincian keberangkatan Kloter 12 d...

news | 15:35 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa putuskan tidak menonaktifkan Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama meski namanya terseret dakwa...

news | 15:15 WIB

Mendiktisaintek Brian Yuliarto meminta penerima beasiswa LPDP Angkatan 273 untuk memberikan dampak nyata bagi kemajuan I...

news | 14:34 WIB

Mensos Saifullah Yusuf membentuk tim khusus yang dipimpin Wamensos untuk menyelidiki polemik pengadaan sepatu Sekolah Ra...

news | 13:07 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kecewa laga Persija vs Persib batal di GBK. Simak alasan keamanan dan lokasi terbaru ...

news | 13:00 WIB

AS menetapkan Iran sebagai ancaman terbesar di Timur Tengah dalam dokumen strategi terbaru. Simak perkembangan terkini k...

news | 12:18 WIB