Erick Thohir Dorong Transformasi SEA Games Jadi Jembatan Menuju Olimpiade

Menpora Erick Thohir mendorong transformasi SEA Games menjadi ajang standar Olimpiade dalam SEA Ministerial Meeting 2026 di Bali. Simak poin-poin Bali Declaration.

Elara | MataMata.com
Selasa, 05 Mei 2026 | 10:29 WIB
Erick Thohir Dorong Transformasi SEA Games Jadi Jembatan Menuju Olimpiade

Erick Thohir Dorong Transformasi SEA Games Jadi Jembatan Menuju Olimpiade

matamata.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, mendorong transformasi fundamental dalam penyelenggaraan SEA Games. Erick menekankan bahwa ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut harus berorientasi pada pembinaan atlet menuju level internasional, bukan sekadar menjadi ajang perebutan medali antarnegara tetangga.

Pernyataan tersebut disampaikan Erick dalam forum SEA Ministerial Meeting on Youth and Sports 2026 yang berlangsung di Bali, Senin (4/5/2026).

“Sudah sepantasnya ajang ini menjadi aset berharga di bidang olahraga yang kita miliki bersama,” ujar Erick dalam pernyataan resminya.

Erick menilai, selama ini penyelenggaraan SEA Games belum optimal karena sering kali dipengaruhi kepentingan tuan rumah. Hal ini terlihat dari pemilihan cabang olahraga (cabor) dan nomor pertandingan yang tidak selalu mengacu pada standar Olimpiade demi mengejar status juara umum.

Sebagai solusi, Menpora mengusulkan agar SEA Games didominasi oleh nomor-nomor Olimpiade. Dengan begitu, ajang ini memiliki tolok ukur prestasi yang jelas dan berfungsi sebagai persiapan matang menuju Asian Games serta Olimpiade.

"Kita bertanggung jawab untuk membentuk masa depan olahraga di regional ini. Pembenahan struktur pertandingan yang konsisten, tata kelola transparan, serta perencanaan komersial jangka panjang adalah kunci daya saing SEA Games," tegasnya.

Gagasan ini mendapat dukungan luas dari negara-negara anggota. Menteri Olahraga Filipina, John Patrick Gregorio, menyebut peningkatan kualitas kompetisi akan mendongkrak nilai ekonomi SEA Games.

Senada, Acting Minister of Culture, Community and Youth Singapura, David Neo Chin Wee, menyatakan dukungan penuh agar kompetisi lebih selaras dengan cabang Olimpiade.

Sementara itu, perwakilan Vietnam dan Laos turut menyambut positif. Wakil Menteri Pendidikan dan Olahraga Laos, Kingmano Phommahaxay, bahkan mengusulkan pembentukan tim ad hoc untuk menindaklanjuti rencana transformasi ini secara teknis.

Kesepakatan para menteri olahraga se-Asia Tenggara ini akhirnya secara resmi dimasukkan ke dalam Bali Declaration, sebagai dokumen komitmen bersama untuk membawa olahraga kawasan ke level dunia. (Antara)

Baca Juga: Bapanas Antisipasi Deflasi Pangan 2026: Stok Cabai dan Jagung SPHP Mulai Disalurkan

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Relawan Arus Bawah Prabowo (ABP) sebut gelombang narasi dukungan untuk Presiden Prabowo di media sosial sebagai bentuk b...

news | 16:54 WIB

Istana Kepresidenan menunggu hasil penyidikan Bareskrim Polri terkait dalang penyadapan terhadap Presiden Prabowo dan se...

news | 15:00 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan pihak Istana belum mengetahui isi percakapan terkait dugaan penyadapan Presiden Prabo...

news | 14:31 WIB

Pemprov DKI Jakarta mulai menyalurkan KJP Plus dan KJMU lanjutan untuk 36.295 penerima dengan total anggaran lebih dari ...

news | 10:30 WIB

Duta Palma Group hadapi sidang tuntutan kasus korupsi perkebunan kelapa sawit di Riau dan TPPU senilai puluhan triliun d...

news | 10:00 WIB