TNI AD Kolaborasi dengan Kemenko Pangan, Ini 3 Fokus Utama Pengelolaan Sampah

TNI AD dan Kemenko Pangan resmi berkolaborasi dalam mengelola sampah nasional. KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak soroti dampak sampah pada ketahanan pangan.

Elara | MataMata.com
Rabu, 06 Mei 2026 | 12:55 WIB
TNI AD Kolaborasi dengan Kemenko Pangan, Ini 3 Fokus Utama Pengelolaan Sampah

TNI AD Kolaborasi dengan Kemenko Pangan, Ini 3 Fokus Utama Pengelolaan Sampah

matamata.com - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) resmi bersinergi dengan Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan untuk mengoptimalkan program pengelolaan sampah nasional berbasis ramah lingkungan. Langkah strategis ini diambil guna mencegah kerusakan lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

Kolaborasi tersebut dimatangkan dalam pertemuan antara Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan, Nani Hendiarti, di Markas Besar TNI AD, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan, TNI AD mendukung penuh program ini agar tidak terjadi penumpukan sampah yang memicu kerusakan ekologi dan penyebaran wabah penyakit. Menurutnya, masalah sampah memiliki efek domino yang besar bagi negara.

"Pengelolaan sampah yang buruk bisa merusak lingkungan. Sebaliknya, jika dikelola dengan benar, ini akan berdampak positif pada ketahanan energi dan ketahanan pangan nasional," ujar Maruli dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Di sisi lain, Deputi Kemenko Pangan Nani Hendiarti mengapresiasi kesiapan TNI AD. Ia menilai, pelibatan satuan kewilayahan TNI AD (seperti Kodim dan Koramil) akan sangat efektif untuk mengedukasi masyarakat secara langsung di lapangan.

Nani memaparkan tiga peluang kerja sama konkret yang akan digarap bersama TNI AD, yaitu:

  1. Penguatan edukasi lingkungan kepada masyarakat luas.
  2. Pengelolaan sampah berbasis komunitas atau masyarakat lokal.
  3. Optimalisasi fasilitas pengolahan sampah di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui sinergi ini, Kemenko Pangan berharap program pengelolaan sampah nasional dapat berjalan maksimal, serentak, dan menjangkau seluruh pelosok daerah. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kemenhut mendeteksi 1.532 titik panas karhutla per 20 September 2026. Kalteng dan Sumsel jadi fokus utama dengan pengera...

news | 14:30 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman menggandeng 44 bupati dan menyiapkan lahan 2 juta hektare untuk mempercepat pengembangan kawa...

news | 15:20 WIB

Kemendag memprediksi realisasi DMO Minyakita September 2026 naik seiring peningkatan ekspor CPO. Distribusi ke Indonesia...

news | 13:53 WIB

Menkeu Suahasil Nazara melantik pejabat Kemenkeu dan KSSK. Ia menegaskan pentingnya pemahaman perilaku wajib pajak, peng...

news | 13:15 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memaparkan strategi penanganan macet dan banjir Jakarta saat bertemu Wali Kota New Yo...

news | 12:15 WIB