BGN Perkuat Kerja Sama ASEAN, Bagikan Praktik Terbaik Program Makanan Bergizi Gratis

Badan Gizi Nasional (BGN) membagikan praktik terbaik program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dalam forum ASEAN-ID Nourish di Semarang untuk perkuat SDM regional.

Elara | MataMata.com
Senin, 27 April 2026 | 14:07 WIB
Siswa sekolah dasar menikmati menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. (ANTARA/ HO-Pemkab Bangkalan)

Siswa sekolah dasar menikmati menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. (ANTARA/ HO-Pemkab Bangkalan)

Matamata.com - Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat kerja sama regional di kawasan Asia Tenggara dalam bidang gizi anak dan penyediaan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.

Komitmen ini diwujudkan melalui forum bertajuk "ASEAN-ID Nourish: Forum on Healthy School Meals and Nutrition for Human Capital Development and Resilient Food System" yang digelar di Semarang, Jawa Tengah, mulai Senin hingga Rabu (27-29/4/2026).

Deputi Penyediaan dan Penyaluran BGN, Suardi Samiran, menyatakan bahwa forum ini merupakan momentum penting bagi negara-negara anggota ASEAN untuk saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik terkait penyediaan nutrisi sekolah.

"Kami percaya penyediaan makanan yang aman, bergizi, dan berkualitas adalah fondasi utama membangun SDM yang unggul dan berdaya saing, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di kawasan," ujar Suardi dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/4).

Penyelenggaraan forum ini merujuk pada mandat ASEAN Leaders’ Declaration on Strengthening Food Security and Nutrition in Response to Crises tahun 2023. Deklarasi tersebut menekankan penguatan sistem pangan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

Dalam forum yang dihadiri sekitar 50 peserta dari 11 negara ASEAN ini, BGN secara khusus memaparkan implementasi Program MBG. Fokus utamanya tidak hanya pada aspek nutrisi, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

"Kita membahas peran strategis UMKM, koperasi, serta pelaku lokal dalam rantai pasok. Tujuannya agar program makanan sekolah ini turut memperkuat perekonomian daerah," tambah Suardi.

Sebagai bagian dari agenda, para delegasi dijadwalkan melakukan kunjungan lapangan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Semarang. Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung teknis pelaksanaan program di lapangan serta melihat keterlibatan vendor lokal dalam penyediaan bahan pangan.

Selain isu rantai pasok, forum ini juga mendiskusikan jaminan keamanan pangan, higienitas, pengelolaan limbah, hingga pemanfaatan teknologi untuk sistem pemantauan yang akuntabel. Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta dampak nyata bagi pembangunan sumber daya manusia di seluruh kawasan Asia Tenggara. (Antara)

Baca Juga: DPR Desak Evaluasi Total Aturan Daycare Pasca-kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Bahlil Lahadalia dan Muhammad Qodari merespons isu reshuffle kabinet Prabowo yang dikabarkan berlangsung Senin (27/4/202...

news | 14:11 WIB

Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak evaluasi total aturan daycare di Indonesia menyusul kasus kekerasan anak di ...

news | 12:33 WIB

KSP Muhammad Qodari menanggapi isu reshuffle Kabinet Merah Putih yang dikabarkan berlangsung hari ini. Simak pernyataan ...

news | 12:27 WIB

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mendesak PBB menjatuhkan sanksi keras kepada Israel menyusul gugurnya empat prajurit T...

news | 11:45 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menanggapi putusan PTUN Jakarta yang menolak gugatan Koalisi Masyarakat Sipil soal pernyata...

news | 09:00 WIB

Rayakan Hari Kartini, prajurit wanita Paspampres ambil alih peran utama dalam upacara Serah Terima Kawal Istana Merdeka ...

news | 08:15 WIB

Resepsi pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju dihadiri Presiden Prabowo, Wapres Gibran, hingga para menteri. Simak doa Pres...

news | 07:00 WIB

Resepsi pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju di Jakarta berlangsung meriah dengan kehadiran Presiden Prabowo, Wapres Gibra...

news | 06:00 WIB

KPK menyebut lemahnya kaderisasi parpol memicu mahar politik. Simak usulan KPK mulai dari jenjang kader hingga batasan m...

news | 15:32 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya dan Dirut KAI meninjau progres pembangunan 824 unit hunian layak bagi warga bantaran rel Senen...

news | 14:58 WIB