DPR Dukung Gerak Cepat Mentan Amran Stabilkan Harga Telur dan Ayam

Komisi IV DPR RI mengapresiasi gerak cepat Mentan Amran Sulaiman dalam menstabilkan harga telur ayam dan ayam hidup yang sempat anjlok di tingkat peternak. Simak update harganya di sini.

Elara | MataMata.com
Kamis, 11 Juni 2026 | 06:00 WIB
DPR Dukung Gerak Cepat Mentan Amran Stabilkan Harga Telur dan Ayam

DPR Dukung Gerak Cepat Mentan Amran Stabilkan Harga Telur dan Ayam

matamata.com - Anggota Komisi IV DPR RI Herry Dermawan mendukung penuh langkah Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, dalam menstabilkan harga telur ayam dan ayam hidup (livebird) di tingkat produsen. Upaya ini dinilai krusial demi menjaga keberlanjutan usaha dan mendongkrak ekonomi peternak rakyat.

Apresiasi tersebut disampaikan Herry dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI bersama jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) dan Bapanas di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

"Terima kasih Pak Menteri. Ketegasan Bapak terlihat nyata dalam penanganan harga telur dan ayam hidup yang sempat dikeluhkan para peternak,” ujar Herry.

Politisi ini mengungkapkan, intervensi cepat yang dilakukan Kementan dalam beberapa waktu terakhir mulai membuahkan hasil. Harga telur ayam ras di tingkat peternak yang sempat anjlok kini berangsur membaik.

Berdasarkan laporan dari para peternak, harga telur yang sebelumnya sempat terpuruk di kisaran Rp21.000 hingga Rp22.000 per kilogram, kini merangkak naik ke angka Rp23.000 bahkan mencapai Rp24.000 per kilogram di beberapa daerah.

“Hari ini harga telur sudah naik. Mudah-mudahan terus membaik hingga mencapai Rp26.000 per kilogram sehingga peternak kembali memperoleh margin usaha yang sehat,” lanjutnya.

Tidak hanya telur, perbaikan harga juga terjadi pada komoditas ayam pedaging (broiler). Herry menyebut, harga ayam hidup yang sempat hancur di angka Rp12.000 per kilogram, saat ini telah terdongkrak ke kisaran Rp16.000 per kilogram.

Peternak ayam pedaging sempat terpukul karena harga jual jauh di bawah biaya produksi. Alhamdulillah sekarang sudah mulai naik. Mudah-mudahan minggu depan bisa mencapai Rp21.000 per kilogram,” tambahnya.

Sebagai legislator yang membidangi urusan pertanian, Herry menegaskan bahwa indikator keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya diukur dari tingginya angka produksi, melainkan juga dari kesejahteraan para pelakunya.

Sebelumnya pada Selasa (9/6/2026), Mentan Andi Amran Sulaiman telah mengumpulkan perwakilan peternak ayam petelur dari seluruh Indonesia di Jakarta. Pertemuan tersebut digelar khusus untuk merespons keluhan peternak terkait oversuplai (kelebihan pasokan) yang memicu merosotnya harga di pasar.

Baca Juga: Lewat Lagu 'Sampai Kapan Kupendam', Asbak Band Ceritakan Cinta Dalam Diam

Dalam pertemuan itu, Amran menegaskan komitmen pemerintah untuk mengawal ketat penerapan Harga Acuan Pembelian (HAP) telur di tingkat peternak sebesar Rp26.500 per kilogram guna melindungi peternak dari kerugian masif. Pemerintah juga meminta para peternak aktif memantau implementasi harga acuan tersebut di lapangan. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi akan hadir dalam parade kapal perang (Sailing Pass) HUT ke-81 TNI di Teluk Jakarta pa...

news | 15:18 WIB

Kemendes PDT meminta pendamping desa memaksimalkan publikasi pemanfaatan Dana Desa berupa bukti fisik pembangunan demi t...

news | 14:06 WIB

Mentan Amran Sulaiman mencabut izin dan menarik 25 merek beras fortifikasi curang yang tak sesuai SNI. Kerugian konsumen...

news | 13:30 WIB

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan 6.000 hektare lahan tambak Pantura Jawa siap direvitalisasi ...

news | 13:26 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerbitkan Pergub Nomor 20 Tahun 2026 tentang Beasiswa LPDP Jakarta beranggaran Rp10...

news | 11:16 WIB