Mentan Amran Usul Konsumsi Telur Makan Bergizi Gratis Naik 3 Kali Seminggu

Mentan Amran Sulaiman mengusulkan konsumsi telur dan daging ayam di program Makan Bergizi Gratis dinaikkan jadi 3 kali seminggu demi dongkrak harga peternak.

Elara | MataMata.com
Kamis, 11 Juni 2026 | 09:30 WIB
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menjawab pertanyaan awak media ditemui usai Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Rabu (10/6/2026). ANTARA/Harianto

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menjawab pertanyaan awak media ditemui usai Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Rabu (10/6/2026). ANTARA/Harianto

Matamata.com - Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, mendorong peningkatan konsumsi telur dan daging ayam dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi tiga kali seminggu. Langkah ini diusulkan untuk memperkuat penyerapan produk peternakan nasional sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat peternak.

"Kami sudah menyurat ke Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) baru-baru ini agar konsumsi telur dinaikkan menjadi tiga kali per minggu," ujar Amran usai Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Amran menjelaskan bahwa usulan resmi tersebut telah direspons positif oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana. Menurutnya, sinergi ini penting dilakukan agar komoditas peternakan domestik dapat terserap lebih optimal melalui program strategis pemerintah.

Lebih lanjut, Amran mengungkapkan bahwa rencana peningkatan konsumsi ini mulai memberikan dampak positif terhadap perbaikan harga pasaran yang sempat tertekan.

"Beliau langsung menindaklanjuti. Kami ucapkan terima kasih kepada Kepala BGN yang responsnya sangat cepat, sehingga harga (telur dan ayam) mulai merangkak naik," tambahnya.

Sebelumnya, para peternak ayam broiler mengeluhkan kerugian akibat anjloknya harga jual ayam hidup di pasaran. Amran menyebut penurunan harga tersebut dipicu oleh melonjaknya pasokan yang bersamaan dengan momen libur sekolah.

Masa libur sekolah diakui turut memengaruhi tingkat penyerapan program MBG, sehingga permintaan terhadap daging ayam sempat mengalami perlambatan sementara.

Oleh karena itu, Kementerian Pertanian berharap konsumsi ayam dan telur dalam program MBG dapat konsisten berjalan minimal tiga kali dalam sepekan. Kebijakan ini diharapkan menjadi instrumen efektif untuk menjaga keseimbangan antara pasokan (supply) dan permintaan (demand) di pasar nasional. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden AS Donald Trump mengklaim militer AS sukses menjalankan misi rahasia mengamankan 100 juta barel minyak di Selat...

news | 10:30 WIB

Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto mencecar Mentan Amran Sulaiman terkait program bawang putih. Kementan targetkan s...

news | 08:15 WIB

PT KAI (Persero) sukses mengangkut 21,56 juta ton batu bara selama Januari-Mei 2026 untuk mengamankan rantai pasok logis...

news | 07:00 WIB

Komisi IV DPR RI mengapresiasi gerak cepat Mentan Amran Sulaiman dalam menstabilkan harga telur ayam dan ayam hidup yang...

news | 06:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan sektor kesehatan dan RSUD harus bebas dari korupsi. Pemerintah pusat siapkan pengaw...

news | 16:15 WIB

Pemerintah dan DPR tengah merancang skema stimulus untuk memitigasi dampak kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green 95...

news | 15:44 WIB

Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan dan renovasi hingga 400 RSUD kabupaten serta 10.000 puskesmas dalam 3 ...

news | 14:20 WIB

Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) meminta masyarakat tenang menyikapi kenaikan harga Pertamax p...

news | 13:20 WIB

: Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Lampung didampingi jajaran menteri untuk meresmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui...

news | 11:54 WIB

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah meminta pemerintah fokus perbaiki kebijakan domestik dan tidak menyalahkan faktor glo...

news | 10:01 WIB