Klarifikasi Raffi Ahmad Soal Namanya Terseret Kasus Blueray Cargo: Cuma Foto Bareng

Raffi Ahmad bantah terlibat kasus dugaan suap impor Blueray Cargo. Raffi sebut namanya terseret hanya karena sempat berfoto di New York AS.

Elara | MataMata.com
Kamis, 11 Juni 2026 | 15:02 WIB
Konferensi pers Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad terkait kasus dugaan impor barang yang menyeret nama perusahaan Blueray Cargo, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

Konferensi pers Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad terkait kasus dugaan impor barang yang menyeret nama perusahaan Blueray Cargo, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

Matamata.com - Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, membantah keras keterlibatannya dalam kasus dugaan suap importasi barang yang menyeret perusahaan jasa titipan Blueray Cargo.

Raffi menegaskan, namanya terseret hanya karena ia pernah tidak sengaja berfoto di depan toko tersebut saat berkunjung ke Amerika Serikat pada Oktober 2025 lalu.

"Nama saya dibawa-bawa dalam satu berita yang tidak enak. Dulu, saya sering dikaitkan dengan pencucian uang dan lain-lain, tapi saya santai karena tidak pernah terjadi. Sekarang, karena saya mendapat amanah sebagai Utusan Khusus Presiden, saya merasa perlu meluruskan hal yang tidak benar ini," kata Raffi dalam konferensi pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).

Dalam konferensi pers yang didampingi kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea, Raffi menjelaskan kronologi pertemuannya dengan pihak Blueray. Peristiwa itu terjadi secara tidak sengaja ketika ia mengunjungi sejumlah usaha milik warga negara Indonesia (WNI) di New York setelah mengikuti Chicago Marathon.

Saat itu, Raffi tengah mengunjungi restoran Awang Kitchen dan toko Indo Java untuk mendukung bisnis lokal teraspora Indonesia. Ketika hendak meninggalkan lokasi, beberapa orang dari Blueray mengenalinya dan mengajak berfoto.

"Saat saya makan di Awang Kitchen dan Indo Java, banyak warga Indonesia yang mengajak foto. Ketika keluar dari lokasi, ada toko bernama Blueray. Mereka memanggil saya untuk berfoto," ujar suami Nagita Slavina tersebut.

Raffi menuturkan, pihak Blueray sempat menawarkan jasa pengiriman berbagai barang, termasuk telepon seluler. Namun, ia memastikan percakapan tersebut hanya berlangsung singkat dan sebatas basa-basi antar-sesama warga Indonesia di luar negeri.

"Mereka sempat menawarkan untuk mengirimkan iPhone secara gratis. Saya bilang, tidak usah. Kalau gratis, saya tidak mau. Setelah itu, tidak ada pemesanan dan tidak ada komunikasi lagi," tutur Raffi.

Senada dengan kliennya, Hotman Paris menegaskan tidak ada bukti yang menunjukkan Raffi pernah melakukan transaksi, memesan, maupun menerima barang dari Blueray Cargo.

"Dia tidak pernah pesan. Ini hanya basa-basi selebriti yang bertemu dengan orang yang meminta foto," ungkap Hotman.

Baca Juga: Mensesneg Targetkan Perbaikan Tata Kelola Makan Bergizi Gratis Rampung Sebulan

Menurut Hotman, nama Raffi diduga muncul dalam perkara ini karena adanya percakapan internal perusahaan yang kemudian ditemukan oleh penyidik dalam proses hukum.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa nama Raffi Ahmad (RA) muncul dalam fakta persidangan yang melibatkan Blueray Cargo. Perusahaan jasa titipan tersebut tengah terjerat kasus dugaan suap importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai.

Menutup keterangannya, Raffi kembali menegaskan bahwa dirinya bersih dari pusaran kasus tersebut dan meminta publik untuk tidak langsung mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Iran menegaskan menolak bernegosiasi dengan AS di bawah ancaman militer. Rencana operasi serangan udara baru Donald Trum...

news | 15:05 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi menargetkan penataan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) rampung dalam sebulan. SPPG ...

news | 13:53 WIB

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas sebut pengesahan UU Polri baru oleh DPR RI sangat mendesak agar kepolisian adaptif te...

news | 13:43 WIB

Ekonom Trimegah Sekuritas desak pemerintah segera salurkan bansos tunai digital guna jaga daya beli masyarakat usai harg...

news | 12:02 WIB

Presiden AS Donald Trump mengklaim militer AS sukses menjalankan misi rahasia mengamankan 100 juta barel minyak di Selat...

news | 10:30 WIB

Mentan Amran Sulaiman mengusulkan konsumsi telur dan daging ayam di program Makan Bergizi Gratis dinaikkan jadi 3 kali s...

news | 09:30 WIB

Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto mencecar Mentan Amran Sulaiman terkait program bawang putih. Kementan targetkan s...

news | 08:15 WIB

PT KAI (Persero) sukses mengangkut 21,56 juta ton batu bara selama Januari-Mei 2026 untuk mengamankan rantai pasok logis...

news | 07:00 WIB

Komisi IV DPR RI mengapresiasi gerak cepat Mentan Amran Sulaiman dalam menstabilkan harga telur ayam dan ayam hidup yang...

news | 06:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan sektor kesehatan dan RSUD harus bebas dari korupsi. Pemerintah pusat siapkan pengaw...

news | 16:15 WIB