Tompi Jelaskan Kondisi Medis Mata Gibran dan Kritik Stand-Up Comedy Pandji Pragiwaksono

Musisi sekaligus dokter spesialis bedah plastik, dr. Tompi, menegaskan tidak memiliki persoalan pribadi dengan komika Pandji Pragiwaksono.

Elara | MataMata.com
Selasa, 06 Januari 2026 | 10:15 WIB
Musisi sekaligus dokter bedah, Tompi, memberikan keterangan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (5/1/2025). ANTARA/Mentari Dwi Gayati

Musisi sekaligus dokter bedah, Tompi, memberikan keterangan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (5/1/2025). ANTARA/Mentari Dwi Gayati

Matamata.com - Musisi sekaligus dokter spesialis bedah plastik, dr. Tompi, menegaskan tidak memiliki persoalan pribadi dengan komika Pandji Pragiwaksono.

Hal ini disampaikan menyusul kritiknya terhadap materi stand-up comedy Pandji yang menjadikan penampilan fisik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai bahan candaan.

Perselisihan opini ini bermula dari pertunjukan komedi spesial Pandji berjudul "Mens Rea". Dalam salah satu segmen, Pandji menyebut Wapres Gibran terlihat seperti orang mengantuk.

"Saya klarifikasi dulu bahwa saya dan Pandji itu berteman. Walaupun dalam urusan politik kita tidak selalu satu jalur, tapi kami teman. Saya baik-baik saja dan tidak punya personal issue," ujar Tompi saat ditemui di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (5/1/2026).

Sepakat Politik, Tolak Hinaan Fisik Tompi mengaku telah menonton pertunjukan berdurasi dua jam tersebut dan secara umum menyepakati kegelisahan politik yang disampaikan Pandji.

"Hampir semuanya saya setuju dengan kontennya. Seratus persen benar. Kegelisahannya adalah kegelisahan kita semua dan dia menyampaikannya dengan baik. Saya hanya menyayangkan satu hal saja," ungkap Tompi.

Tompi menekankan bahwa kritik terhadap tokoh politik seharusnya menyasar kinerja atau kebijakan, bukan penampilan fisik. Sebagai ahli bedah plastik, ia menjelaskan bahwa tampilan mata Wapres Gibran adalah kondisi medis anatomis bawaan yang disebut ptosis.

"Ptosis itu kondisi di mana otot levator (kelopak mata) turun ke bawah sehingga bukaan mata tidak maksimal. Pada kasus Pak Wapres, kondisi ptosisnya tidak terlalu berat," jelasnya secara medis.

Kritik di Media Sosial Sebelumnya, dr. Tompi sempat mengunggah pendapatnya di Instagram terkait hal ini. Ia menilai menertawakan kondisi tubuh seseorang bukanlah bentuk kritik yang cerdas.

"Kritik boleh, satire boleh, humor pun sah. Namun, merendahkan kondisi tubuh seseorang bukanlah kecerdasan, melainkan kemalasan berpikir," tulis Tompi melalui akun @dr_tompi.

Baca Juga: Wamenkum: Hanya Presiden dan Pimpinan 5 Lembaga Negara yang Bisa Lapor Penghinaan

Kritik tersebut langsung direspons oleh Pandji Pragiwaksono di kolom komentar. Sang komika tidak menunjukkan keberatan dan justru menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan oleh rekannya tersebut. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo berkomitmen menjaga rasio utang RI di level 40% dan defisit APBN 3%. Simak proyeksi ekonomi triwulan I-...

news | 11:32 WIB

Ketua Relawan PRIDE Anthony Leong menegaskan kritik kepada Presiden Prabowo harus lewat koridor konstitusi demi menjaga ...

news | 11:24 WIB

Kepala BGN Dadan Hindayana pastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) transparan dan diawasi ketat melalui mek...

news | 11:00 WIB

Indonesia dan India jajaki kerja sama pendidikan tinggi bisnis. Fokus pada program MBA, riset AI, dan transformasi digit...

news | 10:15 WIB

China menjadi tuan rumah pertemuan trilateral dengan Pakistan dan Afghanistan di Urumqi guna meredam konflik berdarah di...

news | 09:15 WIB

Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf pastikan kenaikan biaya penerbangan haji akibat harga avtur tidak akan dibebankan kepa...

news | 06:00 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti hampir 700 bencana alam yang terjadi di awal 2026. Ia mendesak pemerintah memberika...

news | 15:15 WIB

Jusuf Kalla (JK) datangi Bareskrim Polri untuk melaporkan Rismon Sianipar atas dugaan fitnah aliran dana Rp5 miliar terk...

news | 14:15 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Kepala BIN Muhammad Herindra untuk membahas persiapan Sidang TPA dan isu st...

news | 13:00 WIB

Pertamina Patra Niaga JBT imbau warga waspadai elpiji oplosan pasca-pengungkapan kasus di Jateng. Simak cara cek segel h...

news | 12:12 WIB