RI-India Jajaki Kerja Sama Pendidikan Bisnis, Program MBA Internasional Segera Masuk?

Indonesia dan India jajaki kerja sama pendidikan tinggi bisnis. Fokus pada program MBA, riset AI, dan transformasi digital untuk perkuat daya saing global.

Elara | MataMata.com
Kamis, 09 April 2026 | 10:15 WIB
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (kanan) menerima audiensi Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty (kiri) beserta delegasi dari perguruan tinggi Indian Institute of Management Bangalore (IIMB) di Kantor Kemdiktisaintek, Rabu (8/4/2026). ANTARA/HO-Kemdiktisaintek

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (kanan) menerima audiensi Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty (kiri) beserta delegasi dari perguruan tinggi Indian Institute of Management Bangalore (IIMB) di Kantor Kemdiktisaintek, Rabu (8/4/2026). ANTARA/HO-Kemdiktisaintek

Matamata.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mulai menjajaki kolaborasi strategis dengan India di bidang pendidikan tinggi bisnis dan ekonomi. Langkah ini diambil untuk memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kancah global.

Rencana tersebut dibahas dalam audiensi antara Mendiktisaintek Brian Yuliarto dengan Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, yang didampingi delegasi dari Indian Institute of Management Bangalore (IIMB) di Jakarta, Rabu (8/4).

Menteri Brian Yuliarto menyambut positif inisiatif ini. Ia menekankan bahwa penguatan internasionalisasi pendidikan tinggi menjadi salah satu prioritas, terutama dalam bidang yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

"Kami berharap perguruan tinggi di Indonesia dan India dapat berkolaborasi melalui berbagai program bersama, khususnya penelitian di bidang bisnis dan ekonomi," ujar Brian dalam keterangan resminya, Kamis (9/4).

Duta Besar India, Sandeep Chakravorty, menegaskan bahwa pengembangan kerja sama ini merupakan komitmen jangka panjang India untuk mendukung penguatan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.

Senada dengan hal tersebut, Rektor IIMB Dinesh Kumar Unnikrishna menjelaskan bahwa sebagai sekolah bisnis berbasis riset, pihaknya akan memfokuskan kerja sama pada bidang strategis. Beberapa di antaranya meliputi transformasi digital, kecerdasan buatan (AI), serta pengembangan ekosistem bisnis modern.

Menariknya, pertemuan tersebut juga membuka peluang pembukaan program Magister Administrasi Bisnis (MBA) di Indonesia. Inisiatif ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan berdaya saing global.

Melalui kolaborasi ini, Kemdiktisaintek optimis kapasitas institusi pendidikan tinggi nasional akan meningkat, sekaligus mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru di sektor ekonomi digital. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Konferensi Tinjauan ke-11 Perjanjian Nuklir NPT berakhir tanpa kesepakatan. Sekjen PBB Antonio Guterres ungkap kekecewaa...

news | 13:57 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan di tengah konflik geopolitik global s...

news | 13:53 WIB

Presiden Prabowo Subianto dengan tegas meminta Kabinet Merah Putih menghentikan pembangunan kantor mewah dan mengalihkan...

news | 13:51 WIB

China kritik keras rencana Jepang menaikkan anggaran pertahanan hingga 5 persen PDB dan menolak pengerahan sistem rudal ...

news | 13:47 WIB

Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung panen raya udang di BUBK Kebumen dengan Maung Garuda. Proyek strategis ini s...

news | 11:45 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah memperkuat literasi digital dan mengaudit pemblokiran situs judi online s...

news | 13:27 WIB

Kementerian ESDM mencatat PNBP sektor minerba tembus Rp56 triliun per 15 Mei 2026 berkat hilirisasi proyek smelter Freep...

news | 13:24 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) merespons langsung demonstrasi JMI terkait dugaan penyimpangan pengadaan Program Makan Bergizi...

news | 13:18 WIB

Komisi I DPR RI mengapresiasi langkah cepat Kemlu RI dan pemerintah Turki dalam membebaskan 9 WNI relawan kemanusiaan Ga...

news | 12:00 WIB

Kementerian HAM menyiapkan program beasiswa peliputan dan penguatan perlindungan bagi jurnalis sepanjang 2026 demi mengi...

news | 11:32 WIB