Tunggangi Maung Garuda, Presiden Prabowo Ikut Jaring Udang di Panen Raya Kebumen

Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung panen raya udang di BUBK Kebumen dengan Maung Garuda. Proyek strategis ini sukses catat nilai ekonomi Rp83 Miliar.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:45 WIB
Tunggangi Maung Garuda, Presiden Prabowo Ikut Jaring Udang di Panen Raya Kebumen

Tunggangi Maung Garuda, Presiden Prabowo Ikut Jaring Udang di Panen Raya Kebumen

matamata.com - Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, untuk meninjau langsung pelaksanaan panen raya udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Desa Tegal Retno, Kecamatan Petanahan, Sabtu (23/5/2026).

Berdasarkan siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, Kepala Negara tiba di lokasi dengan menggunakan kendaraan dinas Maung Garuda. Presiden langsung meninjau sejumlah fasilitas tambak didampingi oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Mensesneg Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden Prabowo tidak hanya mengamati teknis pengambilan udang, tetapi juga turun langsung mempraktikkan proses panen menggunakan metode jaring. Sesekali, ia tampak berdialog dengan petugas di lapangan untuk mendengarkan penjelasan terkait aktivitas operasional tambak.

"Menteri Kelautan dan Perikanan menjelaskan langsung mengenai berbagai produk unggulan yang dihasilkan dari tambak modern ini," demikian keterangan dalam siaran tersebut.

Sebagai informasi, BUBK Kebumen merupakan proyek strategis nasional yang dibangun sepanjang tahun 2022-2023. Memiliki total luas lahan mencapai 100 hektare, saat ini lahan seluas 65 hektare telah terbangun dan beroperasi penuh secara terintegrasi.

Kawasan ini telah dilengkapi dengan 139 kolam produksi, sistem intake air laut, tandon utama seluas 3 hektare, saluran inlet dan outlet, serta 17 unit Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) klaster dan IPAL utama seluas 2 hektare. Fasilitas penunjang seperti laboratorium, gudang pakan, bangsal panen, hingga workshop juga tersedia di lokasi.

Memasuki tahun keempat operasional dengan siklus produksi kedelapan, BUBK Kebumen kini menjadi tolok ukur modernisasi budidaya udang di Indonesia. Hingga saat ini, total produksi kawasan tersebut telah menembus angka 1.151.497 kilogram dengan nilai ekonomi mencapai Rp83.349.216.000. Capaian ini sekaligus berkontribusi langsung pada Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Selain berdampak pada sektor penerimaan negara, kehadiran BUBK Kebumen menjadi motor penggerak ekonomi warga setempat. Proyek ini tercatat menyerap 145 tenaga kerja tetap dan memberdayakan sekitar 500 tenaga harian lepas dari masyarakat lokal setiap harinya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Sekjen Golkar Sarmuji mengajak warga NU menghayati Qanun Asasi guna merawat persatuan dan menghindari perpecahan dalam H...

news | 11:15 WIB

MGPA memastikan warga lokal menjadi prioritas dalam rekrutmen relawan MotoGP Mandalika 2026. Pendaftar membludak hingga ...

news | 10:50 WIB

Mensesneg, Menpora, dan Seskab resmi melepas 12 ribu peserta Merdeka Run 2026 di Istana Merdeka. Simak rute, kategori, d...

news | 09:30 WIB

Meta Description: Kremlin mengonfirmasi Presiden Prabowo Subianto akan menjadi tamu asing utama di Eastern Economic Foru...

news | 08:15 WIB

Kuasa hukum Febri Diansyah membantah isu aliran dana Rp40 miliar dari pengusaha Tan Kian kepada eks Jampidsus Febrie Adr...

news | 07:15 WIB