Wapres Gibran Tinjau NTT Mart, Dorong Hilirisasi Produk Unggulan NTT ke Pasar Global

Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau NTT Mart di Kupang untuk mendorong hilirisasi produk lokal seperti kopi, tenun, dan kelor agar mampu menembus pasar internasional.

Elara | MataMata.com
Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat meninjau produk lokal yang dipasarkan di NTT Mart, Senin (6/4). ANTARA/Ho-Humas Pemprov NTT

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat meninjau produk lokal yang dipasarkan di NTT Mart, Senin (6/4). ANTARA/Ho-Humas Pemprov NTT

Matamata.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendorong percepatan hilirisasi dan perluasan pasar produk lokal saat meninjau langsung NTT Mart di Kupang, Senin (6/4/2026). NTT Mart merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi di bawah kepemimpinan Gubernur Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres didampingi langsung oleh Gubernur Melki Laka Lena, Wagub Johni Asadoma, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Zet Sony Libing. Gibran melihat dari dekat beragam produk mulai dari kopi, tenun ikat, madu, hasil perikanan, hingga olahan pangan lokal seperti kelor dan sorgum.

Wapres menegaskan pentingnya memperkuat ekosistem pemasaran produk lokal secara berkelanjutan. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan nilai tambah produk daerah melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan.

"Penting untuk memastikan produk-produk ini memiliki daya saing tinggi dan akses pasar yang lebih luas," ujar Wapres di sela-sela peninjauan.

Untuk diketahui, NTT Mart saat ini telah hadir di 22 kabupaten/kota dengan melibatkan ratusan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dan UMKM. Pusat pemasaran ini dirancang sebagai jembatan yang menghubungkan petani, nelayan, dan pengrajin langsung dengan konsumen di tingkat nasional hingga internasional.

Gubernur NTT Melki Laka Lena menyatakan komitmennya untuk memastikan gerakan pemberdayaan ekonomi ini berjalan masif. Ia meminta seluruh pelaku UMKM melakukan konsolidasi agar produk mereka dapat terakomodasi di NTT Mart.

“Kami pastikan NTT Mart menjadi motor pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ini saatnya menunjukkan bahwa masyarakat NTT mampu berkontribusi bagi negeri melalui penguatan ekonomi lokal dengan mencintai produk daerah,” tegas Melki.

Melki berharap NTT Mart tidak sekadar menjadi etalase, tetapi juga pusat promosi dan distribusi utama yang mampu membawa produk unggulan NTT menembus pasar mancanegara. Kunjungan Wapres ini diharapkan menjadi stimulus bagi percepatan pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Nusa Tenggara Timur. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Konferensi Tinjauan ke-11 Perjanjian Nuklir NPT berakhir tanpa kesepakatan. Sekjen PBB Antonio Guterres ungkap kekecewaa...

news | 13:57 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan di tengah konflik geopolitik global s...

news | 13:53 WIB

Presiden Prabowo Subianto dengan tegas meminta Kabinet Merah Putih menghentikan pembangunan kantor mewah dan mengalihkan...

news | 13:51 WIB

China kritik keras rencana Jepang menaikkan anggaran pertahanan hingga 5 persen PDB dan menolak pengerahan sistem rudal ...

news | 13:47 WIB

Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung panen raya udang di BUBK Kebumen dengan Maung Garuda. Proyek strategis ini s...

news | 11:45 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah memperkuat literasi digital dan mengaudit pemblokiran situs judi online s...

news | 13:27 WIB

Kementerian ESDM mencatat PNBP sektor minerba tembus Rp56 triliun per 15 Mei 2026 berkat hilirisasi proyek smelter Freep...

news | 13:24 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) merespons langsung demonstrasi JMI terkait dugaan penyimpangan pengadaan Program Makan Bergizi...

news | 13:18 WIB

Komisi I DPR RI mengapresiasi langkah cepat Kemlu RI dan pemerintah Turki dalam membebaskan 9 WNI relawan kemanusiaan Ga...

news | 12:00 WIB

Kementerian HAM menyiapkan program beasiswa peliputan dan penguatan perlindungan bagi jurnalis sepanjang 2026 demi mengi...

news | 11:32 WIB