Prabowo Instruksikan Rasio Utang Dijaga 40 Persen, Ekonomi Kuartal I Target 5,5 Persen

Presiden Prabowo berkomitmen menjaga rasio utang RI di level 40% dan defisit APBN 3%. Simak proyeksi ekonomi triwulan I-2026 dan penghematan dari B50.

Elara | MataMata.com
Kamis, 09 April 2026 | 11:32 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan poin-poin yang menjadi sorotan dalam Rapat Kerja Pemerintah saat jumpa pers di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (8/4/2026). ANTARA/Genta Tenri Mawangi.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan poin-poin yang menjadi sorotan dalam Rapat Kerja Pemerintah saat jumpa pers di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (8/4/2026). ANTARA/Genta Tenri Mawangi.

Matamata.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menjalankan disiplin fiskal yang ketat. Pemerintah menargetkan rasio utang tetap berada di level 40 persen dan defisit APBN maksimal 3 persen.

Komitmen tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam Rapat Kerja Pemerintah yang dihadiri sekitar 800 pejabat, termasuk jajaran birokrat, direksi BUMN, hingga petinggi TNI-Polri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

"Bapak Presiden tadi komit bahwa rasio utang dijaga di level 40 persen, walaupun Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 memperbolehkan hingga 60 persen. Demikian pula defisit APBN dijaga di level 3 persen. Ini akan dijaga sampai akhir tahun," ujar Airlangga dalam konferensi pers usai rapat.

Optimisme Pertumbuhan Ekonomi Dalam rapat yang berlangsung selama empat jam tersebut, Airlangga melaporkan sejumlah indikator ekonomi yang menunjukkan tren positif. Hal ini terlihat dari indeks keyakinan konsumen, Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur yang ekspansif, cadangan devisa, serta neraca pembayaran yang stabil.

Kinerja penerimaan negara juga menunjukkan taringnya. Hingga Maret 2026, penerimaan pajak tercatat tumbuh 14,3 persen atau mencapai Rp462,7 triliun.

Berbekal data tersebut, pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2026 mampu menembus angka 5,5 persen. "Pemerintah melihat pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama masih baik. Tadi Menteri Keuangan juga menyampaikan targetnya bisa mencapai atau lebih besar dari 5,5 persen," lanjutnya.

Ketahanan Pangan dan Implementasi B50 Selain isu makroekonomi, ketahanan pangan menjadi sorotan utama. Airlangga memaparkan produksi beras nasional tahun 2025 mencapai 34,7 juta ton dengan stok Bulog saat ini berada di posisi kuat, yakni 4,6 juta ton.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan sekaligus stabilitas anggaran, pemerintah akan mempercepat implementasi program Biodiesel B50 mulai 1 Juli mendatang. Program ini diproyeksikan mampu menghemat anggaran negara secara signifikan.

"Kita sudah menyepakati per 1 Juli mulai implementasi B50. Langkah ini diyakini akan meningkatkan ketahanan anggaran dengan penghematan (saving) sebesar Rp48 triliun," pungkas Airlangga. (Antara)

Baca Juga: Tak Ingin Demokrasi Rusak, Relawan Prabowo: Kritik Boleh, Tapi Jangan Delegitimasi Lewat Jalanan!

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Ketua Relawan PRIDE Anthony Leong menegaskan kritik kepada Presiden Prabowo harus lewat koridor konstitusi demi menjaga ...

news | 11:24 WIB

Kepala BGN Dadan Hindayana pastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) transparan dan diawasi ketat melalui mek...

news | 11:00 WIB

Indonesia dan India jajaki kerja sama pendidikan tinggi bisnis. Fokus pada program MBA, riset AI, dan transformasi digit...

news | 10:15 WIB

China menjadi tuan rumah pertemuan trilateral dengan Pakistan dan Afghanistan di Urumqi guna meredam konflik berdarah di...

news | 09:15 WIB

Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf pastikan kenaikan biaya penerbangan haji akibat harga avtur tidak akan dibebankan kepa...

news | 06:00 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti hampir 700 bencana alam yang terjadi di awal 2026. Ia mendesak pemerintah memberika...

news | 15:15 WIB

Jusuf Kalla (JK) datangi Bareskrim Polri untuk melaporkan Rismon Sianipar atas dugaan fitnah aliran dana Rp5 miliar terk...

news | 14:15 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Kepala BIN Muhammad Herindra untuk membahas persiapan Sidang TPA dan isu st...

news | 13:00 WIB

Pertamina Patra Niaga JBT imbau warga waspadai elpiji oplosan pasca-pengungkapan kasus di Jateng. Simak cara cek segel h...

news | 12:12 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman pastikan harga pupuk subsidi tidak naik meski Selat Hormuz ditutup. Stok nasional aman 1,29 j...

news | 11:00 WIB