Gubernur Jabar Pastikan Riset Jadi Dasar Utama Pengambilan Kebijakan Pembangunan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk menjadikan riset sebagai fondasi utama dalam setiap pengambilan keputusan pembangunan.

Elara | MataMata.com
Kamis, 25 Desember 2025 | 08:15 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria memberikan keterangan di Bandung, Rabu (24/12/2025). (ANTARA/Ricky Prayoga).

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria memberikan keterangan di Bandung, Rabu (24/12/2025). (ANTARA/Ricky Prayoga).

Matamata.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk menjadikan riset sebagai fondasi utama dalam setiap pengambilan keputusan pembangunan.

Langkah ini diambil guna memastikan kebijakan yang dihasilkan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan berdampak jangka panjang.

"Pemprov Jabar memiliki komitmen agar riset menjadi salah satu dasar utama dalam pengambilan keputusan pembangunan," ujar Dedi di Gedung Pakuan, Bandung, Rabu (25/12).

Dedi menekankan bahwa penelitian yang kuat adalah keharusan bagi sebuah daerah. Menurutnya, lemahnya basis penelitian dapat menyebabkan arah pembangunan tidak efektif dan gagal memenuhi harapan publik.

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap dunia riset, Pemprov Jabar berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membentuk Rumah Inovasi Daerah.

Wadah tersebut diproyeksikan menjadi pusat pengembangan riset dan inovasi guna mengakselerasi pembangunan di sektor ekonomi, sosial, hingga pengelolaan lingkungan hidup.

Kerja sama ini diresmikan melalui penandatanganan perjanjian antara Gubernur Dedi Mulyadi dan Kepala BRIN, Arif Satria, pada Selasa (24/12).

Dalam jangka pendek, riset tersebut difokuskan pada peningkatan produktivitas ekonomi dan pertanian. Salah satu yang menjadi prioritas adalah pengembangan varietas benih padi baru yang akan segera diuji coba melalui lahan percontohan (demplot).

"Kita menyoroti yang akan segera dirasakan oleh warga Jawa Barat adalah lahirnya benih-benih baru padi yang nanti varietasnya akan segera disemai atau didemplot. Kita harapkan tahun ini sudah bisa didistribusikan karena alokasi pembiayaannya sudah ada," tutur Dedi.

Benih unggul hasil pengembangan BRIN tersebut diharapkan dapat mulai digunakan oleh para petani pada masa tanam kedua, sekitar Mei atau Juni 2026 mendatang. (Antara)

Baca Juga: Kemenhub Targetkan Pembangunan Pelabuhan Wanam 100 Persen Guna Perkuat Logistik Papua Selatan

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Perum Bulog membuka akses gudang sebagai sarana edukasi ketahanan pangan. Di saat bersamaan, stok beras Bulog mencetak r...

news | 12:33 WIB

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra bertemu PM Malaysia Anwar Ibrahim. Indonesia tegas tolak intervensi Malaysia da...

news | 11:18 WIB

Menko Infrastruktur AHY menegaskan adopsi kendaraan listrik (EV) krusial untuk pembangunan berkelanjutan dan target Net ...

news | 11:10 WIB

Eks Menpora Dito Ariotedjo penuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 yang merugikan n...

news | 11:05 WIB

Wapres Gibran Rakabuming mengajak pemuda GPdI memperkuat persatuan dan toleransi, serta mengapresiasi materi mental heal...

news | 09:12 WIB

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan Inpres Irigasi sukses jamin pemerataan air pertanian. Di Bogor, rehabilitasi irigasi...

news | 09:09 WIB

DPP Partai Golkar mengapresiasi langkah Presiden Prabowo menurunkan harga gas LNG industri menjadi 13 dolar AS per MMBTU...

news | 08:59 WIB

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim menjalani sidang vonis kasus dugaan korupsi Chromebook hari ini. Sebelumnya, ia di...

news | 07:56 WIB

MK menolak gugatan uji materi UU Desa yang diajukan mahasiswa. Syarat minimal usia calon kepala desa (kades) ditegaskan ...

news | 07:47 WIB

Donald Trump mengklaim Iran meminta pertemuan darurat di Doha pekan ini untuk bahas Selat Hormuz. Namun, Wakil Menlu Ira...

news | 07:42 WIB