Dorong Ketahanan Pangan, BRIN Kembangkan Mi Sehat Bebas Gluten Berbasis Sorgum

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus berinovasi dalam memperkuat ketahanan pangan lokal dengan mengembangkan mi alternatif bebas gluten berbahan dasar sorgum. Langkah ini diambil sebagai upaya diversifikasi pangan sekaligus mengurangi keterg

Elara | MataMata.com
Rabu, 21 Januari 2026 | 13:15 WIB
Dorong Ketahanan Pangan, BRIN Kembangkan Mi Sehat Bebas Gluten Berbasis Sorgum

Dorong Ketahanan Pangan, BRIN Kembangkan Mi Sehat Bebas Gluten Berbasis Sorgum

matamata.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus berinovasi dalam memperkuat ketahanan pangan lokal dengan mengembangkan mi alternatif bebas gluten berbahan dasar sorgum. Langkah ini diambil sebagai upaya diversifikasi pangan sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor gandum.

Kepala Pusat Riset Teknologi Proses (PRTP) BRIN, Hens Saputra, menegaskan pentingnya kedaulatan pangan melalui pemanfaatan sumber pangan selain beras dan jagung. Menurutnya, sorgum merupakan komoditas yang sangat potensial untuk dikembangkan di tanah air.

"Sorgum mungkin belum terlalu populer, namun tanaman ini sangat cocok dibudidayakan di Indonesia karena kaya serat dan relatif tahan terhadap cuaca ekstrem," ujar Hens dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (21/1).

Hens menyoroti tingginya konsumsi terigu di masyarakat yang selama ini hanya bisa dipenuhi melalui impor. Di sisi lain, tren gaya hidup sehat meningkatkan minat masyarakat terhadap produk non-gluten. Hal ini menjadi peluang besar bagi mi sorgum untuk masuk ke pasar sebagai alternatif pangan sehat dan berkelanjutan.

Guna mempercepat pemanfaatan inovasi ini, BRIN telah menggandeng sejumlah perusahaan swasta melalui pelatihan alih teknologi. Kerja sama ini diharapkan mampu memproduksi mi sorgum secara massal agar dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

"Kehadiran industri mi sorgum diharapkan mampu memicu tumbuhnya industri kecil dan menengah (IKM), membuka peluang usaha baru, serta menarik mitra strategis termasuk dari luar negeri," tambah Hens.

Selain untuk bahan pangan, BRIN memproyeksikan sorgum sebagai industri terintegrasi yang bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak hingga energi terbarukan seperti etanol. Saat ini, sorgum juga telah diolah menjadi berbagai produk turunan seperti gula, kecap, tepung, hingga produk perawatan kulit (face mist). (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto meminta Pegadaian dan BSI menarik 20 persen dari 1.800 ton emas simpanan masyaraka...

news | 16:59 WIB

Ekonom Celios Nailul Huda mendesak Perpres Transportasi Daring (ojol) menjamin hubungan kemitraan yang setara, hak multi...

news | 16:48 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka bertolak ke NTT bersama mahasiswa Psikologi UI untuk memantau penanganan bencana dan membe...

news | 14:01 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka tiba di Maumere, NTT, untuk meninjau penanganan pascagempa M 7,7. Gibran memboyong tim tra...

news | 13:55 WIB

Pemerintah melalui Menkeu dan Menteri ESDM tengah merumuskan aturan pembatasan subsidi BBM Pertalite bagi masyarakat mam...

news | 13:37 WIB