Tembus Cuaca Ekstrem, BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca Cari Korban Pesawat ATR di Pangkep

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, resmi mengajukan permohonan modifikasi cuaca kepada BMKG guna mendukung proses pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.

Elara | MataMata.com
Selasa, 20 Januari 2026 | 07:00 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman (kiri) berbincang dengan Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (dua kiri) didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (dua kanan) dan Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto (kanan) disela meninjau aktivitas penanganan operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Posko SAR AJU, Desa Tompo Bulu, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin (19/1/2025). ANTARA FOTO/Arnas Padda.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman (kiri) berbincang dengan Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (dua kiri) didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (dua kanan) dan Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto (kanan) disela meninjau aktivitas penanganan operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Posko SAR AJU, Desa Tompo Bulu, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin (19/1/2025). ANTARA FOTO/Arnas Padda.

Matamata.com - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, resmi mengajukan permohonan modifikasi cuaca kepada BMKG guna mendukung proses pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.

Langkah ini diambil setelah tim SAR gabungan terkendala cuaca ekstrem di wilayah Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.

"Kendala utama saat ini adalah cuaca. Hari ini, Insya Allah kami bersurat ke BMKG untuk melaksanakan modifikasi cuaca. Harapannya, evakuasi jalur udara bisa mendapatkan akses yang lebih luas," ujar Andi Sudirman di Posko SAR AJU, Desa Tompo Bulu, Senin (19/1/2026).

Sambil menunggu proses modifikasi cuaca, Gubernur memastikan tim jalur darat tetap bergerak.

Meski medan tergolong sulit dengan waktu tempuh mencapai tiga jam menuju titik lokasi, tim darat telah menemukan beberapa petunjuk penting. Evakuasi ini juga melibatkan masyarakat setempat sebagai pemandu jalur alternatif.

Merespons permintaan tersebut, Plt Kepala BMKG Wilayah IV Makassar, Nasrol Adil, menyatakan kesiapannya. BMKG telah menyiapkan pesawat khusus dari Semarang untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di langit Pangkep.

Sistem OMC dilakukan dengan menaburkan bahan khusus, seperti Kalsium Oksida (CaO), di area pencarian. Tujuannya adalah untuk mengendalikan curah hujan dan mengurangi pembentukan awan tebal yang menutupi lokasi jatuhnya pesawat.

"Kami menggunakan CaO untuk menghilangkan potensi awan hujan. Sistemnya mirip kapur barus, membuat awan lebih cepat menguap sehingga pandangan di udara lebih maksimal untuk operasi tim SAR," jelas Nasrol.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Basarnas RI, Mohammad Syafii, menegaskan bahwa OMC menjadi solusi krusial dalam mempercepat operasi SAR di tengah kondisi alam yang tidak bersahabat.

"Kami koordinasikan terus, mudah-mudahan OMC bisa segera membantu percepatan evakuasi korban," pungkasnya. (Antara)

Baca Juga: Mentan Amran Sebut Penyelundup 1.000 Ton Beras di Karimun Pengkhianat Bangsa

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Dua kapal tanker Pertamina terjebak di Selat Hormuz akibat konflik Iran-AS. Pemerintah Indonesia intensifkan negosiasi d...

news | 15:00 WIB

BRIN kembangkan Inacell, material MCC dari limbah tandan kosong sawit untuk industri farmasi & pangan. Solusi ramah ling...

news | 14:15 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman puji hakim PN Batam yang tak vonis mati ABK pembawa 2 ton sabu, sebut hakim sudah ...

news | 13:30 WIB

Kabar baik untuk guru madrasah! Kemenag mulai cairkan TPG secara bertahap pekan ini. Simak jadwal penerbitan SKAKPT taha...

news | 12:00 WIB

Komisi Reformasi Polri siapkan rekomendasi besar untuk Presiden Prabowo, mulai dari revisi 32 regulasi internal hingga e...

news | 11:15 WIB

Gus Yahya dan Nusron Wahid beberkan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mendamaikan konflik Timur Tengah melalui ja...

news | 10:00 WIB

Menaker Yassierli tegaskan THR dan BHR 2026 wajib dibayar tepat waktu. Cek di sini lokasi posko aduan, nomor WhatsApp, d...

news | 09:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto berdiskusi 3 jam dengan pimpinan NU, Muhammadiyah, dan MUI membahas ancaman geopolitik global ...

news | 08:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto kumpulkan tokoh PBNU, Muhammadiyah, dan MUI di Istana Negara untuk bahas stabilitas nasional d...

news | 07:00 WIB

Menkop Ferry Juliantono menegaskan program Kopdes Merah Putih adalah kunci eksistensi koperasi Indonesia di tengah arus ...

news | 06:15 WIB