Inacell: Inovasi BRIN Ubah Limbah Sawit Jadi Material Industri Bernilai Tinggi

BRIN kembangkan Inacell, material MCC dari limbah tandan kosong sawit untuk industri farmasi & pangan. Solusi ramah lingkungan kurangi impor 4 juta kg/tahun.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 06 Maret 2026 | 14:15 WIB
Ilustrasi: Petani mengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit seusai panen. ANTARA/Syifa Yulinnas

Ilustrasi: Petani mengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit seusai panen. ANTARA/Syifa Yulinnas

Matamata.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengembangkan Inacell, produk mikrokristalin selulosa (MCC) berbahan dasar limbah padat industri kelapa sawit. Inovasi ini memanfaatkan tandan kosong sawit yang selama ini belum tergarap optimal menjadi material ramah lingkungan dengan nilai ekonomi tinggi.

Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk (PRBB) BRIN, Holilah, menjelaskan bahwa MCC merupakan produk hidrolisis selulosa terkontrol yang sangat dibutuhkan di berbagai sektor, mulai dari farmasi, pangan, hingga kosmetik.

"Melalui riset ini, limbah sawit diproses menjadi selulosa dengan kadar kemurnian hingga 65,21 persen. Kami menggunakan metode khusus untuk menghilangkan lignin hingga tersisa hanya satu persen," ujar Holilah di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Langkah BRIN ini menjadi angin segar bagi industri nasional. Pasalnya, kebutuhan MCC di Indonesia terus meningkat dengan ketergantungan impor mencapai sekitar 4 juta kilogram per tahun. Kehadiran Inacell diharapkan mampu menjadi substitusi impor yang kompetitif.

Aplikasi Luas: Dari Obat hingga Kosmetik Holilah memaparkan keunggulan Inacell di berbagai bidang:

  • Farmasi: Digunakan sebagai bahan pengikat tablet yang aman dan mudah terurai dalam tubuh.
  • Pangan: Berperan sebagai agen tekstur (texturizing agent) untuk meningkatkan volume roti serta pengental saus yang mampu memperpanjang masa simpan produk.
  • Kosmetik: Berfungsi sebagai pengontrol minyak (oil control) serta penstabil pada krim, bedak padat, hingga foundation.
  • Komposit: Bertindak sebagai agen penguat (reinforcement) untuk meningkatkan kekuatan mekanik material.

Kepala PRBB BRIN, Akbar Hanif Dawam, menegaskan komitmen lembaganya dalam menghadirkan riset yang berdampak langsung pada ketahanan ekonomi nasional.

"Inovasi Inacell diharapkan mendukung swasembada bahan baku dalam negeri. Kami ingin hasil riset ini tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi benar-benar digunakan oleh industri kesehatan dan sektor lainnya," tegas Akbar. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Description: Komisi III DPR RI mengusulkan agar RUU Polri terbaru turut mengatur netralitas anggota aktif terhadap ormas...

news | 14:28 WIB

Ketua Fraksi Golkar DPR M. Sarmuji mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) transparan dalam penunjukan titik SPPG dan mengeva...

news | 14:24 WIB

KSP tegaskan komitmen selamatkan aset negara. Kepala KSP Dudung Abdurachman sebut Satgas PKH berhasil amankan aset & keu...

news | 14:21 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai mengusulkan agar jabatan utama nonoperasional di Polri dapat diisi oleh sipil lewat revisi UU...

news | 12:51 WIB

Menkum Supratman Andi Agtas ingatkan ASN jangan main-main dengan layanan publik usai kasus korupsi Wamen Imigrasi Silmy ...

news | 12:45 WIB

Mendag Budi Santoso resmi merevisi aturan PMSE (Permendag 31/2023). Kini, pedagang online wajib punya izin usaha, dan fi...

news | 11:29 WIB

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra mendukung penuh KPK mengusut dugaan korupsi izin tinggal WNA Rp145,5 miliar yan...

news | 11:24 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pastikan tarif bus Transjabodetabek, termasuk rute Blok M - Bandara Soetta naik bulan...

news | 10:07 WIB

Mensos Saifullah Yusuf memberikan peringatan keras bahwa korupsi akan dikejar sampai pensiun. Kemensos kini menonaktifka...

news | 08:15 WIB

Mendagri Tito Karnavian dan Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau langsung program bedah rumah (BSPS) di Bantul. Pemerint...

news | 07:15 WIB