3 Jam Bahas Geopolitik Global, Presiden Prabowo Ajak Ulama Perkuat Persatuan Nasional

Presiden Prabowo Subianto berdiskusi 3 jam dengan pimpinan NU, Muhammadiyah, dan MUI membahas ancaman geopolitik global serta pentingnya persatuan nasional.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 06 Maret 2026 | 08:15 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan keterangan seputar pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan ulama dalam agenda Silaturahmi dan ftar Ramadhan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/3/2026) malam. ANTARA/Maria Cicilia Galuh

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan keterangan seputar pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan ulama dalam agenda Silaturahmi dan ftar Ramadhan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/3/2026) malam. ANTARA/Maria Cicilia Galuh

Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan intensif selama tiga jam bersama para ulama dan tokoh agama di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/3/2026) malam. Dalam silaturahmi yang dibalut acara buka puasa bersama tersebut, Presiden memaparkan kondisi geopolitik global yang kian dinamis.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), yang turut mendampingi Presiden, mengungkapkan bahwa fokus utama diskusi adalah menjaga persatuan nasional di tengah ketidakpastian dunia.

"Pertemuan itu membahas perkembangan geopolitik dalam negeri, yang intinya mari kita jaga persatuan," ujar Zulhas usai pertemuan di kompleks Istana Kepresidenan.

Zulhas menjelaskan, Presiden memberikan pemaparan rinci mengenai situasi internasional, termasuk eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Menurutnya, dalam kondisi global yang tidak menentu, perlindungan terhadap seluruh rakyat dan wilayah negara menjadi prioritas mutlak yang memerlukan kebersamaan seluruh elemen bangsa.

“Yang paling utama adalah tentu persatuan kita, menjaga dan melindungi seluruh tumpah darah serta rakyat kita,” tegas Zulhas.

Diskusi yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut berlangsung hangat dan produktif. Selain isu global, Presiden juga menyisipkan pembahasan isu strategis domestik, termasuk kesiapan pemerintah menghadapi libur Lebaran mendatang.

Hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah tokoh kunci, antara lain Rais Aam PBNU KH Miftachul Achyar, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, serta Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar.

Di akhir pertemuan, Presiden Prabowo kembali mengajak para ulama untuk berperan aktif memperkuat solidaritas kebangsaan agar Indonesia tetap tangguh menghadapi berbagai tantangan dari luar negeri. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mendikdasmen Abdul Mu'ti tegaskan sanksi bagi pengawas TKA yang melanggar aturan, termasuk oknum yang Live TikTok dan me...

news | 12:00 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka mengawali kunker di Papua Tengah dengan atribut adat. Agenda utama meliputi peninjauan Ban...

news | 11:43 WIB

Anggota Komisi I DPR Yudha Novanza Utama meminta pemerintah segera siapkan rencana darurat untuk lindungi 934 WNI di Leb...

news | 10:30 WIB

Pakar ekonomi UGM dan Unima menilai kenaikan harga BBM non-subsidi per 18 April 2026 sebagai langkah koreksi wajar di te...

news | 09:15 WIB

Kementerian Kebudayaan peringati 71 tahun KAA. Menbud Fadli Zon tekankan pentingnya budaya untuk perdamaian dunia dan us...

news | 08:15 WIB

Ketua DPRD Kaltara Achmad Djufrie menekankan pentingnya harmoni nasional dan daerah usai mengikuti retret Lemhannas 2026...

news | 07:15 WIB

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani persilakan warga cek stok beras di gudang. Per April 2026, cadangan beras nasional menc...

news | 06:00 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman sebut ekspor CPO RI melonjak 26,40% di awal 2026. Indonesia kini kuasai 60% pasar sawit dunia...

news | 12:35 WIB

Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan 503 Ketua DPRD se-Indonesia di Magelang. Dalam arahannya, Prabowo menekankan pent...

news | 12:31 WIB

Menhaj Mochamad Irfan Yusuf melantik PPIH Embarkasi 2026. Ia menekankan perlindungan bagi jamaah lansia, integritas petu...

news | 12:28 WIB