Menko Pangan Tegaskan Swasembada Pangan Menyangkut Hak Rakyat dan Kesejahteraan Petani

Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan swasembada pangan adalah hak rakyat dan petani. Kerangka 33 regulasi disiapkan demi ketahanan pangan nasional.

Elara | MataMata.com
Selasa, 02 Juni 2026 | 16:02 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan ketika memberikan keterangan usai menghadiri peringatan HUT Pemerintah Kota Jambi ke-80 dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 di Jambi, Selasa (2/6/2026). ANTARA/ Agus Suprayitno

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan ketika memberikan keterangan usai menghadiri peringatan HUT Pemerintah Kota Jambi ke-80 dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 di Jambi, Selasa (2/6/2026). ANTARA/ Agus Suprayitno

Matamata.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa swasembada pangan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah saat ini. Menurutnya, isu pangan berkaitan langsung dengan hak masyarakat untuk memperoleh konsumsi yang cukup serta hak kesejahteraan bagi para petani sebagai produsen.

"Kita ingin memprioritaskan pangan. Swasembada pangan itu menyangkut hak rakyat dan petani," ujar pria yang akrab disapa Zulhas tersebut saat menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi Pemerintah Kota Jambi ke-80 dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 di Kota Jambi, Selasa (2/6/2026).

Zulhas menjelaskan, upaya mencapai swasembada pangan bukan semata-mata persoalan menggenjot angka produksi. Lebih dari itu, transformasi sektor pangan terus dilakukan melalui penataan regulasi yang mendukung percepatan pembangunan di lapangan.

Demi memperkuat ekosistem pangan dan kesejahteraan petani, pemerintah dalam kurun waktu satu setengah tahun terakhir bahkan telah menerbitkan 33 regulasi. Aturan tersebut mencakup Peraturan Pemerintah (PP), Peraturan Presiden (Perpres), Instruksi Presiden (Inpres), hingga Keputusan Presiden (Kepres).

Di sela-sela agenda tersebut, Menko Pangan turut menyampaikan apresiasi atas perkembangan positif pembangunan di Kota Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Maulana. Ia menilai sejumlah program lokal di Jambi sudah berjalan selaras dengan agenda strategis pemerintah pusat.

"Sejumlah program nasional seperti Koperasi Merah Putih, Kampung Nelayan, Sekolah Rakyat, dan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Jambi dinilai telah berjalan selaras dengan agenda pemerintah pusat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung ketahanan pangan nasional," kata Zulhas.

Sementara itu, Wali Kota Jambi, Maulana, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Menko Pangan dalam momen krusial hari jadi kota tersebut. Menurut Maulana, kehadiran jajaran pemerintah pusat menjadi kebanggaan sekaligus suntikan motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus menyelaraskan program ketahanan pangan di tingkat regional. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

PLN menegaskan tarif listrik periode April-Juni 2026 tidak naik. Simak penjelasan PLN terkait tagihan netizen yang melon...

news | 15:56 WIB

Gerindra puji sikap elegan Megawati Soekarnoputri yang tetap hormati Presiden Prabowo meski tak berkoalisi, kontraskan d...

news | 13:47 WIB

Ratusan sopir ojol padati PN Jakarta Pusat demi dukung Nadiem Makarim yang jalani sidang pleidoi kasus korupsi Chromeboo...

news | 11:00 WIB

Kemenhaj menegaskan larangan membawa air zamzam di koper bagasi dan kabin pesawat bagi jamaah haji. Koper yang melanggar...

news | 10:30 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya membeberkan deretan capaian konkret kunjungan luar negeri Presiden Prabowo selama 1,5 tahun te...

news | 09:30 WIB

Presiden AS Donald Trump mengeklaim Israel dan Hizbullah sepakat menghentikan permusuhan. Trump menjamin Israel batal ki...

news | 08:30 WIB

Kebakaran hebat melanda pemukiman padat di Kemayoran, Jakarta Pusat, menghanguskan sekitar 250 rumah. Pemerintah gerak c...

news | 07:30 WIB

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman puji kualitas Marselino Ferdinan 'bagus banget' jelang laga melawan Oman di FIFA M...

news | 06:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya penguatan koperasi dan UMKM sebagai pilar Ekonomi Pancasila saat upacara...

news | 16:49 WIB

KPK menargetkan pelimpahan kasus korupsi kuota haji dengan tersangka eks Menag Yaqut Cholil Qoumas dilakukan setelah mus...

news | 16:46 WIB