Ditantang Prabowo Swasembada Gula 2 Tahun, Mentan Amran Siap Tancap Gas

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman siap mempercepat program peremajaan tebu nasional untuk mencapai target swasembada gula dalam 2 tahun sesuai arahan Presiden Prabowo.

Elara | MataMata.com
Senin, 20 Juli 2026 | 06:15 WIB
Ditantang Prabowo Swasembada Gula 2 Tahun, Mentan Amran Siap Tancap Gas

Ditantang Prabowo Swasembada Gula 2 Tahun, Mentan Amran Siap Tancap Gas

matamata.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan kesiapannya untuk mempercepat program peremajaan tebu nasional. Langkah ini diambil guna mewujudkan swasembada gula dalam waktu dua tahun, sesuai dengan target yang diberikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

"Kami siap menjalankan arahan Bapak Presiden. Seluruh jajaran Kementerian Pertanian akan bekerja maksimal bersama pemerintah daerah, BUMN, dunia usaha, dan petani agar target swasembada gula dalam dua tahun dapat diwujudkan," ujar Amran dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (19/7/2026).

Amran menjelaskan, peremajaan tebu akan dilakukan melalui modernisasi budi daya, peningkatan produktivitas, penggunaan benih unggul, dan mekanisasi pertanian. Selain itu, pemerintah juga akan memperkuat kemitraan dengan petani dan industri gula guna mengurangi ketergantungan impor sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani tebu.

Sebelumnya, target ambisius ini diungkapkan oleh Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Panen Raya dalam rangka TNI Mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

Presiden mengungkapkan, awalnya program peremajaan tebu seluas 100 ribu hektare per tahun diproyeksikan untuk mencapai swasembada dalam empat tahun. Namun, setelah berdiskusi, Mentan Amran dengan yakin menyanggupi untuk mempercepatnya menjadi dua tahun.

Mendengar komitmen tersebut, Presiden Prabowo memberikan apresiasi sekaligus pesan khusus yang disambut riuh tepuk tangan peserta panen raya.

"Saya bilang bagus, tapi jangan masuk rumah sakit Menteri Pertanian. Janji, dua tahun tapi you tidak masuk rumah sakit. Negara dan bangsa masih butuh kau," kelakar Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Kepala Negara menegaskan bahwa percepatan swasembada gula adalah bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat kemandirian bangsa. Setelah target swasembada pangan tercapai, fokus pemerintah kini terus bergerak menuju swasembada energi dan ketahanan air.

"Kita mengejar sasaran karena rakyat sudah terlalu lama mengalami kehidupan yang tidak selayaknya dialami oleh negara besar dan kaya seperti Indonesia. Kita akan buktikan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia sedang bangkit dengan kekuatan kita sendiri," tegas Presiden. (Antara)

×
Zoomed
TERKINI

OJK kaji dampak usulan MSCI ubah status pasar saham Indonesia ke Standalone Market. OJK pastikan ketahanan perbankan nas...

news | 16:10 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman membagi tugas dua Wamentan, Alim Setiawan dan Saleh Mustafa, untuk mempercepat target swasemb...

news | 14:04 WIB

PT KCIC memastikan seluruh kegiatan operasional dan perawatan Kereta Cepat Whoosh kini 100% ditangani oleh SDM Indonesia...

news | 13:06 WIB

Hasil survei Adidaya Institute mencatat AHY sebagai Menko dengan kinerja terbaik (38,5%). Namun, 49,8% publik mendesak P...

news | 11:00 WIB

Anggota Komisi III DPR RI sebut Indonesia sudah darurat perundungan anak dan mendorong pengkajian serta pembentukan UU A...

news | 10:38 WIB