Wapres Gibran Tinjau Proyek PSEL Keramasan, Pastikan Rampung Sesuai Target Oktober 2026

Wapres Gibran Rakabuming meninjau proyek PSEL Keramasan di Palembang. Pembangunan fasilitas pengolah sampah menjadi listrik ini ditargetkan rampung Oktober 2026.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:39 WIB
Wapres Gibran Tinjau Proyek PSEL Keramasan, Pastikan Rampung Sesuai Target Oktober 2026

Wapres Gibran Tinjau Proyek PSEL Keramasan, Pastikan Rampung Sesuai Target Oktober 2026

matamata.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau lokasi pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Keramasan, Palembang, Sumatra Selatan, Kamis (16/7). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan proyek strategis tersebut berjalan sesuai target, sebagai upaya pemerintah memperkuat pengelolaan lingkungan dan pemanfaatan energi bersih.

Manajer Operasional PSEL Keramasan, Satriawan Kirana, dalam penjelasannya kepada Wapres menekankan bahwa prioritas utama fasilitas ini adalah memusnahkan dan mereduksi sampah secara massal.

"Ke depan, prioritas kita adalah memusnahkan dan mereduksi sampah secara massal," ujar Satriawan.

Fasilitas PSEL Keramasan dirancang mampu mengolah hingga 1.000 ton sampah per hari. Dengan kapasitas tersebut, sistem ini diproyeksikan mampu menghasilkan 17,7 megawatt energi listrik ramah lingkungan yang nantinya akan disalurkan ke jaringan utama Kota Palembang.

Untuk mendukung efektivitas operasional, proyek ini menggunakan teknologi moving grate incinerator berkapasitas 2 x 500 ton per hari. Teknologi ini bekerja menggunakan kisi-kisi mekanis yang bergerak untuk menggeser, membalik, dan menggulingkan sampah di dalam tungku, sehingga sampah terbakar lebih sempurna.

Dalam dialog tersebut, Wapres turut menyoroti pengelolaan abu hasil pembakaran. Menanggapi hal tersebut, Satriawan memastikan bahwa residu abu akan melalui proses pengolahan khusus agar tidak dikategorikan sebagai limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

"Abu hasil pembakaran nantinya akan di-treatment sehingga bisa dimanfaatkan kembali, misalnya sebagai material konstruksi untuk bahan timbunan reklamasi maupun konblok," jelasnya.

Berdasarkan laporan konsultan supervisi dan manajemen konstruksi per 30 Juni 2026, progres fisik pembangunan PSEL Keramasan telah mencapai 89,16 persen. Fasilitas strategis ini ditargetkan rampung dan beroperasi penuh pada Oktober 2026.

Kehadiran PSEL Keramasan diharapkan menjadi solusi komprehensif bagi masalah sampah perkotaan di Palembang, sekaligus berkontribusi dalam penyediaan energi terbarukan yang berkelanjutan bagi masyarakat. (Antara)

×
Zoomed
TERKINI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung optimistis Jakarta bisa menjadi kota sinema dunia layaknya Busan, Korea Selatan, didu...

news | 14:00 WIB

Pergelaran BCFM 2026 di Pakuwon Mall Bekasi sukses membukukan omzet Rp334,95 juta untuk pelaku ekraf dan UMKM lokal. Jas...

news | 13:30 WIB

Menaker Yassierli meminta seluruh Kepala BPVP mengukur keberhasilan pelatihan dari tingkat penyerapan kerja alumni di in...

news | 13:14 WIB

Pemprov DKI Jakarta membuka 12 ribu lowongan kerja lewat Karir Jakarta dan TKM Expo 2026 secara hybrid. Cek jadwal, loka...

news | 12:00 WIB

KPK optimistis terhadap dukungan pemerintahan Prabowo-Gibran dalam memberantas korupsi. Dalam dua tahun, KPK menggelar 3...

news | 11:30 WIB