OTT Kepala Imigrasi Jakbar: KPK Sita Puluhan Kendaraan hingga Cari Wamen Silmy Karim

KPK menyita 33 kendaraan hingga uang asing dalam OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah terkait suap KITAS/KITAP. KPK kini cari Wamen Silmy Karim.

Elara | MataMata.com
Rabu, 03 Juni 2026 | 19:47 WIB
Pegawai keamanan Komisi Pemberantasan Korupsi memotret kendaraan yang disita KPK terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat sejumlah aparatur sipil negara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, termasuk Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah, di halaman depan Gedung Juang KPK, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (ANTARA/Rio Feisal)

Pegawai keamanan Komisi Pemberantasan Korupsi memotret kendaraan yang disita KPK terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat sejumlah aparatur sipil negara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, termasuk Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah, di halaman depan Gedung Juang KPK, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (ANTARA/Rio Feisal)

Matamata.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita 33 unit kendaraan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat, Ronald Arman Abdullah. Kasus ini diduga berkaitan dengan suap pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, merinci bahwa kendaraan yang disita terdiri dari berbagai jenis, mulai dari kendaraan roda empat hingga sepeda.

"Tujuh mobil, 15 motor, dan 11 sepeda," ujar Budi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Meski demikian, KPK belum bisa membeberkan secara detail siapa saja pemilik dari puluhan kendaraan tersebut. Budi menyebut seluruh barang bukti itu masih dalam proses pemeriksaan intensif oleh penyidik.

Selain kendaraan, tim penyidik KPK juga mengamankan sejumlah barang bukti berharga lainnya dari lokasi operasi.

"Selain kendaraan, KPK juga menyita barang bukti lain berupa uang tunai dalam bentuk dolar Amerika Serikat, dolar Singapura, serta logam mulia," kata Budi menambahkan.

Secara terpisah, Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkapkan bahwa operasi senyap ini menyasar praktik lancung birokrasi terkait administrasi dokumen keimigrasian. Kasus ini berhubungan langsung dengan pengurusan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS).

Dalam operasi yang digelar sejak Selasa (2/6/2026) malam tersebut, KPK total telah mengamankan belasan orang. Hingga Rabu, tim penindak KPK dilaporkan masih bergerak mengembangkan kasus di lapangan, termasuk menyisir wilayah Bali dan Jawa Barat.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto telah membenarkan adanya giat tangkap tangan di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat. Kasus ini tercatat sebagai operasi tangkap tangan ke-11 yang digelar KPK sepanjang tahun 2026.

Perkembangan terbaru pada Rabu petang, KPK menyatakan tengah mencari keberadaan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, yang diduga kuat berkaitan dengan rangkaian operasi hukum tersebut. (Antara)

Baca Juga: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Ingatkan ASN Komcad Waspada Pengaruh 'Deep State'

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) siap serap 3 juta tenaga kerja dan menjadi motor...

news | 19:42 WIB

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memberikan pembekalan keras kepada 1.773 ASN Komcad di Lanud Halim. Menhan ingatkan ancaman '...

news | 14:56 WIB

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menegaskan Komisi II siap membahas revisi UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017. Dasco ingatkan...

news | 13:49 WIB

KPK menggelar OTT di Imigrasi Jakarta Barat dan menangkap belasan orang, termasuk Kakanim Ronald Arman Abdullah. Tim KPK...

news | 12:28 WIB

Polda Aceh mengeluarkan imbauan keras menjelang Piala Dunia 2026. Kapolda Aceh menegaskan larangan judi bola, konvoi di ...

news | 11:08 WIB

Kemendikdasmen menyalurkan bantuan 100 paket school kit dan layanan trauma healing bagi murid korban kebakaran di Kemayo...

news | 10:30 WIB

DPR mendesak Kemenekraf segera melobi Kemenkeu untuk menunda penerapan tarif pajak normal PP 20/2026 bagi pelaku industr...

news | 10:15 WIB

Menlu RI Sugiono menyambut kunjungan resmi Menlu Turkiye Hakan Fidan di Jakarta. Simak agenda lengkap mulai dari target ...

news | 09:42 WIB

KPK mendalami mekanisme pengisian kuota haji di PT Maktour milik Fuad Hasan Masyhur. Empat staf diperiksa, sementara Fua...

news | 06:15 WIB

Komisi X DPR RI mendesak Kemendikdasmen mengkaji matang wacana bahasa Prancis masuk kurikulum sekolah agar tidak mengorb...

news | 16:08 WIB