Yan Mandenas Minta Kepala BGN Baru Fokus Benahi Program Makan Bergizi Gratis di Papua

Anggota DPR RI Yan Mandenas meminta Kepala BGN baru Nanik S. Deyang fokus benahi distribusi dan kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Papua.

Elara | MataMata.com
Kamis, 04 Juni 2026 | 06:00 WIB
Anggota Komisi XIII DPR RI Yan P Mandenas saat meninjau pelaksanaan MBG di Wamena, Papua Pegunungan pada Kamis (30/4). ANTARA/HO- Humas DPR RI Yan Mandenas

Anggota Komisi XIII DPR RI Yan P Mandenas saat meninjau pelaksanaan MBG di Wamena, Papua Pegunungan pada Kamis (30/4). ANTARA/HO- Humas DPR RI Yan Mandenas

Matamata.com - Anggota Komisi XIII DPR RI, Yan P. Mandenas, meminta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru untuk fokus membenahi kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menekankan agar manfaat program strategis ini semakin dirasakan oleh masyarakat, khususnya peserta didik di Tanah Papua.

Pernyataan ini merespons langkah Presiden Prabowo Subianto yang resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN terhitung sejak 2 Juni 2026. Posisi Dadan kini digantikan oleh Nanik S. Deyang yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.

"Pergantian pimpinan BGN yang dilakukan pemerintah merupakan bagian dari evaluasi. Langkah ini penting untuk memastikan program strategis nasional berjalan lebih baik dan memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat," ujar Yan Mandenas di Jayapura, Rabu (3/6/2026).

Menurut Yan, perombakan ini menunjukkan bahwa pemerintah responsif terhadap masukan masyarakat serta hasil pengawasan DPR terkait pelaksanaan program MBG di berbagai daerah.

Ia mengingatkan bahwa program MBG memiliki peran krusial dalam meningkatkan gizi pelajar demi menyiapkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, jajaran pimpinan baru BGN diharapkan bisa langsung bergerak cepat.

"Kami berharap pimpinan baru BGN lebih fokus pada peningkatan kualitas layanan. Mulai dari penyusunan menu, proses pengolahan makanan, hingga jalur distribusi ke sekolah-sekolah penerima manfaat," tuturnya.

Secara khusus, Yan menyoroti tantangan berat pelaksanaan MBG di wilayah Indonesia Timur. Kondisi geografis Papua yang ekstrem dan banyaknya daerah terpencil memerlukan strategi pengelolaan yang efektif agar bantuan tepat sasaran.

Selain fokus pada pemenuhan gizi, legislator asal Papua ini juga mendorong agar program MBG memberikan dampak instan bagi perekonomian daerah. Salah satu caranya adalah dengan wajib memanfaatkan bahan pangan lokal dari petani dan peternak setempat.

"Kami berharap evaluasi kepemimpinan BGN ini menjadi momentum perbaikan. Pelaksanaan MBG di Tanah Papua harus semakin berkualitas, merata, dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik maupun masyarakat lokal," pungkas Yan. (Antara)

Baca Juga: Ditipu Rp 1,2 Miliar oleh Ustazah RD, Puluhan Jemaah Umroh Lakukan Gugatan Perdata di PN Jakut

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

KPK resmi menahan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim terkait kasus dugaan korupsi pengurusan...

news | 09:19 WIB

Presiden Prabowo Subianto panggil BPKP dan PPATK setelah mencium indikasi penyelewengan oleh pimpinan di Badan Gizi Nasi...

news | 08:26 WIB

Eks Wamenaker Immanuel Noel Ebenezer menghadapi sidang vonis kasus dugaan pemerasan sertifikat K3 dan gratifikasi di PN ...

news | 07:15 WIB

KPK menyita 33 kendaraan hingga uang asing dalam OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah terkait suap KI...

news | 19:47 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) siap serap 3 juta tenaga kerja dan menjadi motor...

news | 19:42 WIB

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memberikan pembekalan keras kepada 1.773 ASN Komcad di Lanud Halim. Menhan ingatkan ancaman '...

news | 14:56 WIB

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menegaskan Komisi II siap membahas revisi UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017. Dasco ingatkan...

news | 13:49 WIB

KPK menggelar OTT di Imigrasi Jakarta Barat dan menangkap belasan orang, termasuk Kakanim Ronald Arman Abdullah. Tim KPK...

news | 12:28 WIB

Polda Aceh mengeluarkan imbauan keras menjelang Piala Dunia 2026. Kapolda Aceh menegaskan larangan judi bola, konvoi di ...

news | 11:08 WIB

Kemendikdasmen menyalurkan bantuan 100 paket school kit dan layanan trauma healing bagi murid korban kebakaran di Kemayo...

news | 10:30 WIB