Rencana Kunjungan Megawati ke Dili, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Temui Presiden Timor Leste

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menemui Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta di Dili untuk mematangkan rencana kunjungan Megawati Soekarnoputri pada Juli 2026.

Elara | MataMata.com
Kamis, 04 Juni 2026 | 13:15 WIB
Rencana Kunjungan Megawati ke Dili, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Temui Presiden Timor Leste

Rencana Kunjungan Megawati ke Dili, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Temui Presiden Timor Leste

matamata.com - Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta, menerima kunjungan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, di Istana Presiden Nicolau Lobato, Dili, Rabu (3/6/2026). Pertemuan ini dilakukan untuk mengoordinasikan rencana kunjungan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Megawati dijadwalkan berkunjung ke Dili pada Juli 2026 mendatang untuk menerima anugerah "Grand Collar Order of Timor Leste", yang merupakan penghargaan tertinggi dari Pemerintah Timor Leste.

"Kami berbincang hangat dengan Presiden Ramos Horta. Beliau menitipkan salam hangat kepada Ibu Megawati dan menantikan kedatangan beliau di Dili. Presiden juga telah menginstruksikan timnya untuk memastikan lawatan Ibu Megawati berjalan lancar dan sukses," ujar Hasto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/6/2026).

Selain mematangkan rencana kunjungan Megawati, pertemuan tersebut juga membahas upaya penguatan hubungan bilateral kedua negara. Hasto dan Ramos Horta berdiskusi mengenai pentingnya kerja sama antarpartai, kelembagaan politik, serta upaya menjaga pilar demokrasi.

Menariknya, dalam diskusi tersebut, keduanya juga membahas kedekatan ideologis. Ramos Horta menyebut adanya kemiripan antara konsep "Marhaen" yang melekat pada PDIP dengan istilah "Maubere" di Timor Leste.

Sebagai informasi, Marhaen merupakan simbol perjuangan kaum miskin dan rakyat kecil yang dicetuskan oleh Bung Karno. Sementara Maubere, dalam bahasa Tetum, merujuk pada rakyat jelata, petani, dan penduduk asli Timor Leste yang menjadi simbol perlawanan serta identitas nasional.

Di sisi lain, Presiden Ramos Horta turut menekankan pentingnya reformasi pendidikan nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, pendidikan akademis harus diimbangi dengan pengalaman dan keahlian praktis.

Ramos Horta mencontohkan, Timor Leste telah memiliki Human Capital Development Fund sejak tahun 2011. Program ini merupakan mekanisme pemerintah untuk menyediakan pelatihan dan beasiswa demi membangun kapasitas profesional bangsa.

Pertemuan hangat tersebut diakhiri dengan penyerahan cenderamata berupa kain batik dari Hasto kepada Presiden Ramos Horta.

Dalam kunjungan ini, Hasto didampingi oleh sejumlah petinggi PDIP, antara lain Ketua DPP Bidang Organisasi Andreas H. Pareira, Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan Andi Widjajanto, serta Direktur Luar Negeri Hanjaya Setiawan. (Antara)

Baca Juga: Tayang Hari Ini! Nobody Loves Kay Jadi Suara Perjuangan Gen Z Mengejar Mimpi dan Pembuktian

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

KPK menetapkan tersangka dalam kasus OTT Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini. Delapan orang diperiksa intensif dan rua...

news | 11:23 WIB

Rapat Paripurna DPR RI resmi mengesahkan RUU PFII menjadi Undang-Undang. Beleid ini mengatur kawasan bebas pajak, lembag...

news | 11:19 WIB

Dinas ESDM mencatat luas wilayah tambang berizin (IUP) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah mencapai 299,86 hektare yang dike...

news | 09:52 WIB

Polda Metro Jaya membenarkan telah menerima laporan dari PWI Pusat terhadap pengacara berinisial HP terkait dugaan tinda...

news | 09:48 WIB

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian merespons OTT KPK terhadap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. Ia mengi...

news | 07:30 WIB