Dampingi Kunjungan Presiden Prabowo, Menko Airlangga Luncurkan Kemitraan Ekonomi Indonesia-Inggris

Indonesia dan Inggris meluncurkan Kemitraan Pertumbuhan Ekonomi di London. Simak detail kerja sama sektor energi, digital, dan kesehatan dalam lawatan Presiden Prabowo.

Elara | MataMata.com
Selasa, 20 Januari 2026 | 10:15 WIB
Dampingi Kunjungan Presiden Prabowo, Menko Airlangga Luncurkan Kemitraan Ekonomi Indonesia-Inggris

Dampingi Kunjungan Presiden Prabowo, Menko Airlangga Luncurkan Kemitraan Ekonomi Indonesia-Inggris

matamata.com - Pemerintah Indonesia dan Inggris resmi meluncurkan Kemitraan Pertumbuhan Ekonomi (Economic Growth Partnership) di London, Senin (19/1/2026).

Kesepakatan ini bertujuan memperkuat kerja sama bilateral di berbagai sektor strategis guna mendorong investasi dua arah.

Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Koordinator untuk Bisnis dan Perdagangan Inggris, Peter Kyle.

Momen ini menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian lawatan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Inggris.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey, menyebut perjanjian ini sebagai tonggak sejarah baru.

"Perjanjian bersejarah ini membawa hubungan perdagangan Inggris-Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi. Kerja sama ini mencakup energi bersih, ekonomi digital, infrastruktur, transportasi, pendidikan, hingga layanan kesehatan," ujar Jermey.

Selain sektor-sektor tersebut, kemitraan ini juga difokuskan untuk mengatasi hambatan nontarif serta memberikan dukungan penuh bagi pelaku ekspor di kedua negara.

Pertemuan dengan PM Keir Starmer dan Raja Charles III Peluncuran kemitraan ini merupakan bagian dari agenda padat Presiden Prabowo di London.

Selain didampingi Menko Airlangga, Presiden juga didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan tingkat tinggi dengan Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer dan Raja Charles III.

Baca Juga: John Herdman Usung Visi 'Garuda Baru', Targetkan Indonesia Lolos Piala Dunia 2030

Dalam pertemuan dengan PM Starmer nanti, kedua negara diharapkan akan menyepakati kemitraan strategis yang lebih luas.

"Kemitraan tersebut nantinya akan mencakup bidang pertahanan dan keamanan, pertumbuhan ekonomi, hingga antisipasi dampak perubahan iklim dan energi," tambah Dubes Jermey.

Presiden Prabowo sebelumnya tiba di London pada Minggu (18/1/2026) malam. Kunjungan ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi dunia usaha dan memberikan manfaat ekonomi nyata bagi rakyat Indonesia maupun Inggris. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Wapres Gibran Rakabuming meninjau proyek PSEL Keramasan di Palembang. Pembangunan fasilitas pengolah sampah menjadi list...

news | 11:39 WIB

Mantan Menteri ESDM Sudirman Said kembali diperiksa Kejagung sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan minyak m...

news | 11:36 WIB

Kemenlu China tegaskan hubungan bilateral dan iklim investasi dengan Indonesia tetap kokoh, merespons spekulasi viral te...

news | 11:32 WIB

Kemnaker resmi membuka pendaftaran Program Magang Nasional 2026 Tahap 1 bagi fresh graduate. Cek informasi pendaftaran d...

news | 07:15 WIB

KPK mengisyaratkan menolak laporan gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni terkait amplop dari Bupati Kuansing Suhardiman Am...

news | 06:00 WIB