Terima Apindo di Hambalang, Presiden Prabowo Tekankan Penciptaan Lapangan Kerja Sektor Padat Karya

Presiden Prabowo Subianto menerima perwakilan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di kediaman pribadinya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Senin (9/2).

Elara | MataMata.com
Selasa, 10 Februari 2026 | 10:15 WIB
Presiden Prabowo Subianto berfoto bersama sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) selepas sesi audiensi di kediaman pribadi Presiden Prabowo di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (9/2/2026). ANTARA/HO-Tim Media Presiden Prabowo Subianto.

Presiden Prabowo Subianto berfoto bersama sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) selepas sesi audiensi di kediaman pribadi Presiden Prabowo di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (9/2/2026). ANTARA/HO-Tim Media Presiden Prabowo Subianto.

Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto menerima perwakilan Asosiasi Pengusaha Indonesia (do) di kediaman pribadinya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Senin (9/2). Dalam pertemuan tersebut, Presiden secara khusus meminta para pengusaha untuk menciptakan lapangan kerja baru di berbagai sektor strategis.

Informasi yang dihimpun dari Badan Komunikasi Pemerintah RI melalui akun resmi kepresidenan pada Selasa (10/2) dini hari, menyebutkan bahwa pertemuan tersebut berfokus pada diskusi mengenai arah dan prospek dunia usaha nasional ke depan.

Presiden Prabowo mengajak para pengusaha untuk bersama-sama memperluas penyerapan tenaga kerja, terutama pada industri padat karya. Sektor-sektor yang menjadi sorotan meliputi industri tekstil, garmen, alas kaki, mebel, hingga industri makanan dan minuman.

Dukungan Penuh Pengusaha Ketua Umum do Shinta Widjaja Kamdani dan Ketua Dewan Pertimbangan do Sofjan Wanadi menyatakan dukungan penuh organisasi terhadap visi pemerintah. do berkomitmen mendukung program penghapusan kemiskinan, perbaikan gizi anak, serta penyediaan pendidikan berkualitas bagi generasi penerus.

Selain itu, kelompok pengusaha ini juga sepakat mendukung langkah Presiden untuk memperkuat industrialisasi di Indonesia. Kebijakan ini diyakini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah pejabat negara, antara lain Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Angga Raka Prabowo, serta Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan.

Pertemuan ini menjadi sinyal kuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam upaya mempercepat transformasi ekonomi melalui penguatan basis industri dalam negeri. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menko Pangan Zulkifli Hasan menargetkan pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026, lengkap dengan cold st...

news | 14:28 WIB

Penebusan pupuk subsidi melonjak 36% menjadi 3,4 juta ton per Mei 2026. PT Pupuk Indonesia (Persero) siapkan strategi di...

news | 14:20 WIB

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni sebut penyelamatan uang negara Rp10,27 triliun oleh Kejagung di era Prabowo jad...

news | 14:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto membeli sapi kurban jenis Simental seberat 1,05 ton dari peternak di Bantul, DIY seharga Rp110...

news | 14:03 WIB

Wamendag Dyah Roro Esti memperkuat kerja sama ekonomi RI-Rusia di Kazan. Nilai perdagangan naik 21,7%, targetkan ratifik...

news | 08:08 WIB

Presiden AS Donald Trump memaparkan sejarah panjang hubungan AS-China, mulai dari pengaruh Konfusius hingga kerja sama e...

news | 07:15 WIB

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono meresmikan pabrik pengolahan ikan PT BIG di Bintan. Tegaskan komitmen stop kapal luar ...

news | 06:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menyelamatkan ribuan triliun kekayaan negara yang dicuri demi sur...

news | 18:26 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan dana penyelamatan negara Rp10,27 triliun akan dialokasikan langsung untuk merenovas...

news | 18:18 WIB

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook yang diduga merugikan neg...

news | 18:15 WIB