Wamen Stella Christie: Berpikir Reflektif Kunci Mahasiswa Tak Tergantikan oleh AI

Wamen Stella Christie ingatkan mahasiswa untuk asah kemampuan berpikir reflektif agar tak tergantikan oleh AI. Simak pesannya di Festival Ilmiah Santri 2026.

Elara | MataMata.com
Senin, 09 Februari 2026 | 11:30 WIB
Wamen Stella Christie: Berpikir Reflektif Kunci Mahasiswa Tak Tergantikan oleh AI

Wamen Stella Christie: Berpikir Reflektif Kunci Mahasiswa Tak Tergantikan oleh AI

matamata.com - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis bagi mahasiswa di tengah masifnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Hal itu ia sampaikan dalam Festival Ilmiah Santri 2026 yang digelar STAIMA Al-Hikam, Malang, Sabtu (7/2).

Profesor bidang psikologi kognitif ini memaparkan bahwa perkembangan AI telah mengubah berbagai sendi kehidupan, mulai dari aspek sosial, pendidikan, hingga ekonomi. Ia bahkan menyoroti perdebatan global mengenai besarnya investasi pada teknologi dibanding pengembangan kapasitas manusia.

"Apakah bijak jika kita mengeluarkan uang lebih banyak untuk melatih AI dibanding mencerdaskan anak muda kita? Hingga hari ini, banyak ahli yang masih memperdebatkan hal tersebut," ujar Stella melalui keterangan tertulis, Senin (9/2).

Stella menyoroti fenomena perusahaan global yang menginvestasikan triliunan rupiah demi mengelola algoritma. Menurutnya, dominasi AI memicu perubahan dinamika sosial yang signifikan, salah satunya adalah ancaman persebaran informasi hoaks yang semakin menjamur.

Dalam lanskap pendidikan, Stella menaruh perhatian khusus pada cara penggunaan AI dalam proses belajar. Ia menegaskan bahwa setiap orang kini wajib memiliki literasi AI untuk memverifikasi kebenaran informasi, mengingat AI memiliki risiko tinggi menyajikan data yang bias.

"Mampu mengevaluasi hasil AI berawal dari kemampuan berpikir yang reflektif. Jika Anda memilikinya, maka Anda tidak akan tergantikan oleh AI," tegasnya.

Menutup arahannya, Stella mengingatkan bahwa kampus adalah kawah candradimuka bagi inovasi. Ia mencontohkan bahwa banyak perusahaan AI raksasa saat ini justru lahir dari riset-riset di lingkungan akademis. Oleh karena itu, ia mendorong mahasiswa untuk terus berinovasi dan menciptakan penemuan baru yang bermanfaat bagi masa depan. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebut ulama sebagai lentera dan kompas bangsa saat menghadiri Ngaji Kebangsaan ber...

news | 13:12 WIB

Perum Bulog menjamin pasokan Minyakita seharga Rp15.700 per liter tetap aman dan diprioritaskan untuk pasar-pasar SP2KP....

news | 13:08 WIB

Film "People Pleaser" yang dibintangi Mawar De Jongh siap tayang 19 November 2026. Angkat cerita humor dan haru tentang ...

news | 10:15 WIB

Pelatih Singapura Gavin Lee mengakui keunggulan Timnas Indonesia usai kalah 0-2 di FIFA ASEAN Cup 2026. Simak evaluasi p...

news | 09:15 WIB

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menegaskan tidak ada perbedaan pemain lokal dan diaspora usai laga melawan Singapu...

news | 08:15 WIB