Kementrans Perluas Ekspedisi Patriot 2026: Gandeng 10 Kampus dan Targetkan 1.500 Peserta

Kementrans perluas Program Ekspedisi Patriot 2026 dengan menggandeng 10 kampus top Indonesia. Fokus pada pengabdian infrastruktur dan investasi mineral strategis.

Elara | MataMata.com
Senin, 19 Januari 2026 | 11:22 WIB
Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara memberikan keterangan dalam Konferensi Pers Pembukaan Rapat Koordinasi Perguruan Tinggi Mitra Transmigrasi Patriot 2026 di Jakarta, Minggu malam (18/1/2026). ANTARA/Uyu Septiyati Liman.

Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara memberikan keterangan dalam Konferensi Pers Pembukaan Rapat Koordinasi Perguruan Tinggi Mitra Transmigrasi Patriot 2026 di Jakarta, Minggu malam (18/1/2026). ANTARA/Uyu Septiyati Liman.

Matamata.com - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) resmi memperluas jangkauan Program Ekspedisi Patriot pada tahun 2026. Kolaborasi yang sebelumnya melibatkan tujuh perguruan tinggi kini ditambah menjadi 10 kampus nasional, dengan target peserta mencapai 1.000 hingga 1.500 mahasiswa.

Menteri Transmigrasi (Mentrans) M. Iftitah Sulaiman Suryanagara merinci bahwa tiga kampus baru yang bergabung dalam kemitraan ini adalah Universitas Brawijaya (UB), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Hasanuddin (Unhas).

Ketiganya menyusul tujuh mitra awal, yakni Universitas Indonesia (UI), IPB University, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

“Tahun ini ada tiga tambahan (kampus). Program ini pertama kali berjalan pada 2025 dengan 1.000 mahasiswa dan telah menghasilkan 400 output penelitian untuk memetakan potensi ekonomi di 154 kawasan transmigrasi,” ujar Iftitah di Jakarta, Minggu malam (18/1/2026).

Bakti dan Investasi Iftitah menjelaskan, pelaksanaan tahun ini memiliki pembeda signifikan dengan kehadiran dua subprogram baru, yaitu Ekspedisi Patriot Bakti Transmigrasi dan Ekspedisi Patriot Investasi Transmigrasi.

Dalam subprogram Bakti Transmigrasi, mahasiswa akan melakukan pengabdian masyarakat secara konkret. Fokusnya mulai dari perbaikan infrastruktur dasar hingga solusi teknis pertanian, seperti pembibitan tanaman dan pembasmian hama.

Sementara itu, subprogram Investasi Transmigrasi akan memprioritaskan hilirisasi dan industrialisasi di kawasan yang telah diriset. Iftitah mencontohkan pengembangan kawasan industri perikanan di Rempang dan Galang, Kepulauan Riau, serta pengelolaan mineral strategis di Mamuju, Sulawesi Barat.

“Di Kalukku, Mamuju, ada potensi logam tanah jarang yang sangat dicari dunia. Kami akan dukung dengan pengembangan sektor pertanian juga, agar ekonomi daerah tetap berkelanjutan dan tidak hanya bergantung pada tambang,” tegasnya.

Melalui sinergi ini, Kementrans berharap kawasan transmigrasi tidak hanya menjadi tempat bermukim, tetapi tumbuh menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang didukung oleh riset akademis dan investasi yang terukur. (Antara)

Baca Juga: Kondisi Kesehatan Menurun, Polda Metro Jaya Tunda Pemeriksaan Lanjutan Richard Lee

×
Zoomed
TERKINI

Menkop Ferry Juliantono menegaskan program Kopdes Merah Putih adalah kunci eksistensi koperasi Indonesia di tengah arus ...

news | 06:15 WIB

Sebanyak 30 Warga Negara Indonesia (WNI) yang sempat tertahan di Abu Dhabi akibat penutupan ruang udara di Timur Tengah ...

news | 14:16 WIB

Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri resmi menyerahkan uang senilai Rp58,1 miliar hasil ekseku...

news | 14:10 WIB

Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, menetapkan kebijakan progresif dalam pengelolaan sampah di Bali. Mu...

news | 13:15 WIB

Anggota Komisi I DPR RI, Iman Sukri, mendesak pemerintah untuk menjatuhkan sanksi tegas kepada raksasa teknologi Meta. L...

news | 12:15 WIB

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan jaminan bahwa Indonesia tetap mendapatkan ke...

news | 11:45 WIB

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengonfirmasi bahwa Indonesia telah mulai mengalihkan s...

news | 10:45 WIB

Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania, meminta pemerintah segera mengantisipasi potensi gangguan penerbangan haji da...

news | 09:15 WIB

KPK bongkar aliran dana Rp46 miliar ke perusahaan keluarga Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terkait proyek outsourcing. Si...

news | 07:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto mengirim surat duka cita resmi atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. ...

news | 06:15 WIB