"Dunia Dukung Indonesia," Kelakar Hector Souto Usai Final Piala Asia Futsal 2026

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, melontarkan kelakar emosional pasca-laga final Piala Asia Futsal 2026 melawan Iran, Sabtu (7/2). Souto menyebut bahwa dalam laga tersebut, Indonesia mendapatkan dukungan dari seluruh dunia.

Elara | MataMata.com
Minggu, 08 Februari 2026 | 07:00 WIB
Pelatih timnas futsal Indonesia, Hector Souto, menjawab pertanyaan para pewarta pada jumpa pers setelah final Piala Asia Futsal 2026 antara Indonesia melawan Iran di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). (ANTARA/RAUF ADIPATI)

Pelatih timnas futsal Indonesia, Hector Souto, menjawab pertanyaan para pewarta pada jumpa pers setelah final Piala Asia Futsal 2026 antara Indonesia melawan Iran di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). (ANTARA/RAUF ADIPATI)

Matamata.com - Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, melontarkan kelakar emosional pasca-laga final Piala Asia Futsal 2026 melawan Iran, Sabtu (7/2). Souto menyebut bahwa dalam laga tersebut, Indonesia mendapatkan dukungan dari seluruh dunia.

Bertanding di Indonesia Arena, Jakarta, skuat Garuda harus puas menjadi runner-up setelah kalah tipis 4-5 melalui drama adu penalti. Sebelumnya, kedua tim bermain sengit dengan skor imbang 5-5 hingga babak perpanjangan waktu berakhir.

"Menurut saya, hari ini hanya satu negara yang ingin Iran menang. Di seluruh dunia, sisanya banyak yang mendukung Indonesia,” ujar Souto dengan nada bercanda dalam jumpa pers usai pertandingan.

Meski berhasil membawa Indonesia mencetak sejarah hingga ke partai puncak, pelatih asal Spanyol itu mengingatkan anak asuhnya untuk tetap rendah hati. Ia menegaskan bahwa keberhasilan mencapai final bukanlah sebuah jaminan otomatis bagi prestasi di masa depan.

“Kita harus tetap membumi. Jika turnamen ini diulang dua pekan lagi, mungkin kita tidak sampai ke final. Kita harus terus meningkatkan persiapan karena persaingan di Asia sangat ketat,” tegasnya.

Selain aspek mental, Souto memberikan catatan kritis mengenai infrastruktur futsal di tanah air. Menurutnya, kualitas permukaan lapangan di level akar rumput (grassroots) masih jauh dari standar internasional, yang berdampak pada lambatnya adaptasi pemain terhadap tempo permainan tinggi.

“Lapangan di level akar rumput belum cukup baik. Kita perlu investasi fasilitas agar pemain bisa berkembang dan terbiasa bermain dengan kecepatan tinggi seperti di atas parquet,” tambahnya.

Bagi Souto, perbaikan infrastruktur adalah kunci utama jika Indonesia ingin konsisten bersaing di level tertinggi Asia. Menatap agenda selanjutnya, pelatih yang membawa perubahan besar pada gaya main Indonesia ini enggan memasang target yang muluk-muluk.

"Mengenai target selanjutnya, sama seperti sebelumnya: masuk ke pemusatan latihan, bersiap sebaik mungkin, dan bersaing. Terkadang kita sukses, terkadang belum, itu bagian dari proses," pungkasnya. (Antara)

Baca Juga: Selamat! Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar Terpilih jadi Ketua Alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Anggota Komisi III DPR Abdullah mengkritik KPK terkait perubahan status penahanan Yaqut Cholil Qoumas yang dinilai tidak...

news | 16:23 WIB

Menhub Dudy Purwagandhi memprediksi 283 ribu kendaraan kembali ke Jakarta pada puncak arus balik Lebaran 2026 hari ini (...

news | 16:08 WIB

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, memastikan jadwal keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2026 tetap ber...

news | 16:01 WIB

PM Malaysia Anwar Ibrahim dan Presiden RI Prabowo Subianto sepakat mendorong jalur diplomasi untuk meredakan konflik Ira...

news | 15:30 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa rangkaian tindakan medis tersebut telah berlangsung sejak Senin (23/3)...

news | 10:45 WIB

Presiden Prabowo Subianto menghubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas untuk mengucapkan selamat Idulfitri sekaligus men...

news | 06:00 WIB

Roadshow Pelangi di Mars mempertemukan cast dan crew dengan penonton, sekaligus membangkitkan imajinasi anak-anak lewat ...

news | 14:13 WIB

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengimbau masyarakat untuk menghindari puncak arus balik Lebaran 2026 yang...

news | 06:00 WIB

Pemerintah China menyatakan keterkejutannya atas keputusan Pemerintah Israel yang memberikan kewenangan penuh kepada mil...

news | 17:18 WIB

Pemerintah Iran secara resmi akan menuntut kompensasi dari Uni Emirat Arab (UEA) atas kerusakan yang dipicu oleh seranga...

news | 17:09 WIB