Gema Prabowo Dua Periode Mulai Muncul, Sekjen Gerindra Singgung Nasib Cawapres 2029

Sekjen Gerindra Sugiono merespons dukungan PAN dan PKB agar Presiden Prabowo maju kembali di Pilpres 2029. Gerindra sebut ada kesamaan visi dan cita-cita.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 07 Februari 2026 | 07:15 WIB
Gema Prabowo Dua Periode Mulai Muncul, Sekjen Gerindra Singgung Nasib Cawapres 2029

Gema Prabowo Dua Periode Mulai Muncul, Sekjen Gerindra Singgung Nasib Cawapres 2029

matamata.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gerindra, Sugiono, menyambut positif dukungan sejumlah partai politik yang menginginkan Presiden Prabowo Subianto kembali maju untuk periode kedua pada Pilpres 2029. Dukungan tersebut sebelumnya disampaikan secara terbuka oleh Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Sugiono menilai, dukungan dini dari mitra koalisi tersebut lahir karena adanya visi dan misi yang selaras dalam mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran selama satu tahun terakhir.

"Kami berterima kasih atas dukungannya. Yang saya tangkap, semua ini berawal dari cita-cita, keinginan, dan napas yang sama," ujar Sugiono saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Menurut Sugiono, partai-partai pendukung merasakan konsistensi kepemimpinan Presiden Prabowo dalam menjalankan program-program strategis. Hal inilah yang diyakini menjadi motor penggerak munculnya aspirasi "dua periode" dari internal koalisi.

Meski dukungan untuk capres mulai mengalir, Sugiono menegaskan bahwa pembicaraan mengenai kandidat wakil presiden untuk tahun 2029 masih terlalu dini. Ia menyebut dinamika politik dalam tiga tahun ke depan masih sangat cair.

"Tahun 2029 itu masih tiga tahun lagi, banyak yang bisa terjadi. Jadi, belum ada bicara soal itu (Cawapres). Kami masih fokus mengawal kesuksesan program-program Presiden," tegasnya.

Sugiono menambahkan, fokus utama Gerindra dan pemerintah saat ini adalah merawat serta meningkatkan capaian yang telah ditorehkan. Beberapa di antaranya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan upaya sistematis dalam menghapus rantai kemiskinan.

"Ini adalah trajectory yang harus terus kita pelihara dan tingkatkan. Diskusi di luar hal tersebut saya kira belum ada, karena kami masih memikirkan bagaimana semua program ini berhasil," pungkas Sugiono. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

DPR RI bersama lintas kementerian membahas finalisasi Perpres Ojol. Regulasi ini fokus mengawal pembagian tarif 92 perse...

news | 15:51 WIB

PT Danantara Asset Management (DAM), entitas di bawah Danantara Indonesia, resmi mengambil alih empat perusahaan manajer...

news | 15:43 WIB

Majelis Hakim PN Jakarta Timur mengabulkan eksepsi Dokter Tifa. Sidang kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terk...

news | 14:48 WIB

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut Istana belum membahas sosok pengganti Wamentan usai Sudaryo...

news | 14:33 WIB

BNN RI merampas aset Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) kasus narkotika senilai Rp165 miliar. Kepala BNN Komjen Pol Suy...

news | 14:27 WIB