Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam 3rd RS Kemenkes Awards. ANTARA/HO - Kementerian Kesehatan
Matamata.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan komitmen pemerintah untuk membawa rumah sakit (RS) milik negara menembus standar layanan kesehatan kelas dunia. Transformasi ini bertumpu pada tiga pilar utama: peningkatan kualitas layanan, penguatan pendidikan dan penelitian, serta tata kelola yang transparan dan akuntabel.
Dalam ajang 3rd RS Kemenkes Awards di Jakarta, Sabtu (8/2), Budi menyatakan bahwa salah satu indikator keberhasilan transformasi ini adalah pengakuan dari pasien internasional.
“Kualitas layanan itu yang menilai seharusnya pasien, bukan kita sendiri. Ukuran keberhasilannya adalah ketika standar kita sudah diakui dan pasien luar negeri mulai memercayakan pengobatannya di sini,” ujar Budi Gunadi.
Ia menambahkan, perbaikan mutu layanan kini mulai dirasakan melalui reformasi sistem remunerasi tenaga medis yang lebih adil dan berbasis kinerja. Namun, Menkes mengingatkan agar manajemen RS tetap objektif dalam melakukan penilaian internal.
Pada aspek pendidikan dan penelitian, Kemenkes menargetkan lompatan besar berupa peningkatan jumlah riset klinis (clinical trial) hingga 200 persen. Hal ini dilakukan untuk memperkuat inovasi dan kemandirian kesehatan nasional, sekaligus memastikan dokter spesialis Indonesia memiliki daya saing internasional.
Ajang 3rd RS Kemenkes Awards tahun ini memberikan penghargaan pada 21 kategori. Penghargaan ini menjadi barometer bagi RS vertikal di bawah Kemenkes yang unggul dalam kepemimpinan dan inovasi.
Berikut adalah daftar beberapa RS peraih penghargaan berdasarkan pilar transformasi:
1. Pilar Kualitas Layanan & Inovasi
Indikator Mutu Terbaik (Best Quality Hospital): RS Orthopedi Prof. Dr. R. Soeharso.
Inovasi Terbaik: RSUP dr. Kariadi, RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro, dan RSUP Fatmawati.
Layanan Ramah Tamah (Hospitality) Terbaik: RS Kanker Dharmais, RSUP Dr. Sitanala, dan RSAB Harapan Kita.
2. Pilar Pendidikan dan Penelitian
Unit Riset Klinis Terbaik: RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), RSUP dr. M. Djamil, dan RS PON Prof. Dr. Mahar Mardjono.
RS Pendidikan Terbaik (Best Teaching Hospital): RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita.
3. Pilar Tata Kelola & Kepemimpinan
Baca Juga: "Dunia Dukung Indonesia," Kelakar Hector Souto Usai Final Piala Asia Futsal 2026
Transformasi Terbaik (Best Transformation Hospital): RSUP dr. Kariadi.
CEO Terbaik (Best CEO): dr. Eniarti (Direktur Utama RSUP dr. Sardjito).
Kematangan BLU Kategori "Luar Biasa": RSUP dr. Sardjito, RSUP dr. Kariadi, dan RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo.
Menkes berharap penghargaan ini memicu rumah sakit pemerintah untuk tidak hanya mempertahankan prestasi, tetapi juga terus berinovasi secara berkelanjutan demi memberikan layanan terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia.