Gibran di UKSW: Anak Muda Harus Kuasai Coding dan AI Agar Tak Sekadar Jadi Penonton

Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta mahasiswa UKSW menguasai AI, blockchain, dan coding untuk hadapi tantangan global dan optimalkan bonus demografi Indonesia.

Elara | MataMata.com
Senin, 26 Januari 2026 | 19:59 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat meninjau karya mahasiswa di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Sidorejo, Salatiga, Jawa Tengah, Senin (26/1/2026). (ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Wakil Presiden)

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat meninjau karya mahasiswa di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Sidorejo, Salatiga, Jawa Tengah, Senin (26/1/2026). (ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Wakil Presiden)

Matamata.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mendorong mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) untuk menguasai teknologi mutakhir, mulai dari kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), blockchain, hingga robotika. Hal ini dinilai krusial agar generasi muda mampu bersaing di tengah transformasi global yang kian cepat.

Pesan tersebut disampaikan Wapres Gibran saat menjadi pembicara dalam gelar wicara bertajuk “Arah Baru Pembangunan Nasional” di Auditorium UKSW, Sidorejo, Salatiga, Jawa Tengah, Senin (26/1/2026).

"Kita ingin mengenalkan AI, blockchain, robotik, hingga ekonomi digital sedini mungkin, termasuk coding. Kita ingin anak-anak muda memiliki critical thinking, problem solving, dan cara berpikir komputasional," ujar Wapres Gibran.

Wapres menegaskan bahwa penguatan infrastruktur digital adalah kunci utama agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pemain aktif dalam transformasi dunia. Ia menyoroti pentingnya akses internet yang merata di seluruh pelosok negeri.

"Kita harus perkuat infrastrukturnya, jangan lagi ada blank spot untuk 4G maupun 5G. Selain fisik, infrastruktur SDM juga harus ditingkatkan. Kita punya bonus demografi luar biasa, itu aset yang harus dimanfaatkan maksimal," jelasnya.

Lebih lanjut, Gibran menjelaskan bahwa penerapan teknologi digital kini telah merambah berbagai layanan publik untuk mempermudah urusan masyarakat. Ia mencontohkan sistem Online Single Submission (OSS), e-Katalog, hingga platform terbaru, Cortex.

"Sebenarnya AI sudah ada dalam kehidupan kita sehari-hari, hanya terkadang kita belum menyadarinya. Semua teknologi terkini digunakan untuk mempermudah masyarakat," tambahnya.

Di akhir paparannya, Gibran menekankan bahwa seluruh agenda pembangunan, mulai dari percepatan pembangunan Papua, penyelesaian Ibu Kota Nusantara (IKN), hingga transformasi digital, merupakan langkah konkret mewujudkan visi Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya adalah membawa Indonesia menjadi negara yang maju, berdaulat, dan berkeadilan.

Selain menghadiri acara di UKSW, Wapres Gibran dijadwalkan menghadiri prosesi Tingalan Jumenengan K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X yang ke-4 di Pura Mangkunegaran, Kota Surakarta, pada Selasa (27/1). (Antara)

Baca Juga: Komisi I DPR Gelar Rapat Tertutup Bersama Menhan dan Panglima TNI Bahas Rencana Kerja 2026

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

YBB Gelar JYS 2026 di Osaka, ajang pemuda dunia bertukar ide, pamer budaya, dan bangun kolaborasi global....

news | 14:12 WIB

Dinas ESDM Riau mengawasi ketat operasional tambang tanah urug galian C di Kampar. Ditemukan pelanggaran subkontraktor, ...

news | 11:24 WIB

PT Pertamina Patra Niaga menjamin stok BBM bersubsidi jenis Pertalite aman dan tidak langka. Distribusi di seluruh SPBU ...

news | 10:30 WIB

Menpar Widiyanti Putri Wardhana suarakan pariwisata berkelanjutan dan pamerkan inovasi digital AI 'MaiA' di Sidang ke-12...

news | 08:00 WIB

China resmi menjatuhkan sanksi larangan masuk wilayah dan blokade transaksi terhadap Menhan Filipina Gilberto Teodoro Jr...

news | 06:00 WIB

Empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis di Natuna berhenti beroperasi sementara akibat...

news | 16:03 WIB

COO Danantara Dony Oskaria membeberkan strategi restrukturisasi BUMN yang diawali dengan pembenahan data jumlah perusaha...

news | 15:59 WIB

Pemerintah resmi memberikan subsidi kedelai impor sebesar Rp2.000 per kg untuk 250.000 ton tahap awal demi melindungi pe...

news | 14:47 WIB

Menko Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) diprioritaskan untuk wa...

news | 12:30 WIB

Kemlu Rusia angkat bicara terkait kabar Presiden Vladimir Putin yang belum menerima undangan dari AS untuk menghadiri KT...

news | 11:30 WIB