Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (26/1/2025). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi
Matamata.com - Komisi I DPR RI menggelar rapat kerja tertutup bersama Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026). Pertemuan ini fokus membahas rencana kerja sektor pertahanan untuk tahun 2026.
Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, menjelaskan bahwa kerahasiaan rapat ini diperlukan mengingat adanya pembahasan poin-poin strategis yang berkaitan langsung dengan kebijakan keamanan negara.
"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, rapat kami nyatakan dibuka dan tertutup untuk umum," ujar Utut saat memimpin pembukaan sidang.
Selain merancang peta jalan tahun 2026, agenda utama rapat ini adalah mengevaluasi capaian kinerja Kementerian Pertahanan dan TNI sepanjang tahun 2025. Pembahasan meliputi serapan anggaran, modernisasi alutsista, hingga penguatan personel di berbagai lini.
Rapat ini dihadiri oleh jajaran lengkap petinggi militer tanah air. Selain Panglima TNI, hadir pula Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Tonny Harjono, dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali.
Penuhi Kuorum Utut mengonfirmasi bahwa jalannya rapat telah memenuhi prasyarat kuorum dengan kehadiran 29 anggota Komisi I yang mewakili seluruh fraksi partai politik di DPR RI.
Mengingat status rapat yang tertutup, akses publik dan media dibatasi ketat. Hanya anggota DPR, undangan resmi, serta delegasi pendamping dari Kemenhan dan TNI yang diperbolehkan berada di dalam ruang rapat guna menjaga kerahasiaan data pertahanan nasional. (Antara)