Bupati Aceh Timur Minta Hunian Darurat untuk Korban Banjir Lokop

Bupati Aceh Timur Minta Hunian Darurat untuk Korban Banjir Lokop

Elara | MataMata.com
Jum'at, 05 Desember 2025 | 11:15 WIB
Bupati Aceh Timur Minta Hunian Darurat untuk Korban Banjir Lokop

Bupati Aceh Timur Minta Hunian Darurat untuk Korban Banjir Lokop

matamata.com - Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Alfarlaky menegaskan bahwa para korban banjir di wilayah Lokop sangat membutuhkan hunian sementara. Banyak warga kehilangan rumah akibat banjir bandang yang melanda kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir.

“Kebutuhan paling mendesak korban bencana di Lokop, Kabupaten Aceh Timur adalah rumah hunian sementara untuk tempat tinggal sementara karena rumah mereka hilang dan rusak berat,” ujar Iskandar di Aceh Timur, Jumat.

Menurutnya, kondisi warga saat ini masih sangat memprihatinkan. Selain kehilangan barang-barang berharga, sebagian besar penduduk kini tidak memiliki tempat tinggal setelah rumah mereka rusak parah atau hanyut terbawa arus.

Selain hunian, Iskandar juga menyoroti kebutuhan sarana pengungsian seperti tenda, termasuk tenda khusus untuk proses belajar mengajar.

Ia menyebutkan hampir 70 persen bangunan sekolah di Lokop mengalami kerusakan. Beberapa fasilitas pendidikan bahkan tidak dapat digunakan sama sekali.

“Tenda darurat untuk ruang belajar juga dibutuhkan saat ini agar anak-anak di pedalaman Kabupaten Aceh Timur tetap bisa bersekolah setelah banyak sekolah rusak akibat banjir. Begitu juga kebutuhan peralatan dan perlengkapan belajar peserta didik,” kata Iskandar.

Kelompok rentan, termasuk bayi dan perempuan, juga memerlukan bantuan mendesak berupa susu, popok, dan pembalut.

Selain itu, bantuan logistik untuk kebutuhan dasar juga mulai menipis. Iskandar menjelaskan bahwa pasokan air bersih, perlengkapan mandi, pakaian, hingga alat mencuci masih sangat dibutuhkan para penyintas banjir.

Sektor kesehatan pun tidak luput dari dampak. Iskandar menyampaikan kondisi layanan medis masih dalam status darurat karena terbatasnya obat-obatan serta peralatan kesehatan.

“Ada satu rumah sakit dilaporkan lumpuh total akibat terendam banjir, sehingga pelayanan medis menjadi terganggu. Begitu juga dengan ambulans, hampir semuanya mengalami kerusakan,” ujarnya.

Baca Juga: Mahasiswa Palangka Raya Nyalakan Seribu Lilin untuk Korban Banjir Sumatera

Bupati berharap proses pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada bantuan pangan, tetapi juga pemulihan sektor perumahan, pendidikan, dan kesehatan.

“Warga kehilangan rumah, anak-anak juga tidak bisa sekolah. Kami sangat berharap ada hunian sementara dan tenda sekolah agar kehidupan bisa kembali berjalan walau dalam keterbatasan,” kata Iskandar. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pemerintah pusat menargetkan praktik open dumping sampah berhenti dalam dua tahun. Pemprov Jabar siapkan Pergub dan sank...

news | 17:37 WIB

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo tegaskan komitmen Polri kawal hak, kesejahteraan buruh, dan sinergi jaga ikli...

news | 17:33 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan stok pangan aman hadapi musim kemarau dengan cadangan 5 juta ton beras d...

news | 14:20 WIB

Jaksa Agung ST Burhanuddin resmi melantik pejabat utama Kejaksaan Agung, termasuk Wakil Jaksa Agung Asep Nana Mulyana da...

news | 13:42 WIB

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Panggah Susanto mengingatkan aturan baru tembakau dalam PP 28 Tahun 2024 berpotensi menekan...

news | 11:41 WIB