Mendagri Pastikan Huntara Pengungsi di Pidie Jaya Layak Huni dan Nyaman

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, memastikan hunian sementara (huntara) bagi pengungsi di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, dalam kondisi layak hu

Elara | MataMata.com
Kamis, 22 Januari 2026 | 16:15 WIB
Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian memastikan hunian sementara (huntara) bagi para pengungsi di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, layak huni. ANTARA/HO-Kemendagri

Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian memastikan hunian sementara (huntara) bagi para pengungsi di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, layak huni. ANTARA/HO-Kemendagri

Matamata.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, memastikan hunian sementara (huntara) bagi pengungsi di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, dalam kondisi layak huni.

Kepastian tersebut disampaikan Tito usai melakukan inspeksi mendalam di kawasan Kantor Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Kabupaten Pidie Jaya, Kamis (22/1/2026). Dalam peninjauan tersebut, Mendagri didampingi Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah dan Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi.

"Saya sudah melihat langsung, kondisinya sangat layak. Ada tempat bermain untuk anak-anak, toilet pria dan wanita dipisahkan. Di dalam kamar juga tersedia dua ranjang, lemari plastik, hingga kipas angin. Suasananya sangat nyaman," kata Tito dalam keterangan resminya.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, terdapat 162 unit huntara yang dibangun oleh Danantara. Selain itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga membangun sekitar 100 unit huntara tambahan di lokasi yang sama untuk warga yang kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerusakan rumah kategori berat.

Saat menyusuri area hunian, Tito menyempatkan diri berdialog dengan para pengungsi. Warga mengaku betah dan merasa terbantu dengan fasilitas yang disediakan karena dinilai jauh lebih memadai dibandingkan tempat pengungsian sebelumnya.

"Mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat, terutama mereka yang rumahnya rusak berat atau hilang. Kita melihat progres yang sangat bagus," ujar mantan Kapolri tersebut.

Mendagri memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat melalui BNPB dan Danantara, dengan pemerintah daerah. Ia optimistis sinergi ini akan mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat Pidie Jaya pascabencana.

"Terima kasih kepada Pak Bupati, Pak Wagub, serta Kepala BNPB dan Danantara yang telah menyiapkan ini dengan sangat baik," pungkasnya.

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Satgas untuk memantau langsung progres rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah Aceh. Turut hadir dalam rombongan tersebut Kepala BNPB Suharyanto, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA, serta jajaran pimpinan daerah Pidie Jaya. (Antara)

Baca Juga: Mahasiswa Indonesia di Swiss Harapkan Kunjungan Presiden Prabowo di WEF 2026 Tarik Investasi Global

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Presiden Partai Buruh Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Bidang Ketenagakerjaa...

news | 17:19 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman menilai pelemahan rupiah hingga Rp18.000/dolar AS jadi momentum emas genjot ekspor pertanian ...

news | 16:29 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berencana melakukan relaksasi kuota produksi batu bara 2026 menyusul kenaikan harga global...

news | 16:21 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan perintah Presiden Prabowo untuk menaikkan harga TBS sawit sebesar 10 persen. Satga...

news | 16:07 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi merespons tuntutan BEM SI Jateng terkait melemahnya nilai tukar rupiah hingga Rp18.000 per dolar...

news | 14:08 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman melaporkan 300 perusahaan kelapa sawit ke Satgas Pangan Polri karena sengaja menahan harga TB...

news | 12:45 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan aturan skema bagi hasil sektor pertambangan minerba tidak akan berubah selamany...

news | 12:15 WIB

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan penanaman integritas sejak dini adalah kunci pencegahan korupsi PPDB, di...

news | 11:45 WIB

Nilai tukar rupiah hari ini melemah ke level Rp18.107 per dolar AS pada Senin pagi. Simak analisis pemicunya mulai dari ...

news | 10:30 WIB

KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Operasional Maktour Ismail Adham dan eks Ketum Kesthuri Asrul Aziz Taba t...

news | 10:30 WIB