Mendagri: Jalan Nasional di Tiga Provinsi Terdampak Bencana Sumatera 100 Persen Fungsional

Mendagri Tito Karnavian pastikan jalan nasional di Aceh, Sumut, dan Sumbar pulih 100%. Simak progres pembangunan jembatan darurat oleh TNI-Polri di sini.

Elara | MataMata.com
Rabu, 18 Februari 2026 | 19:33 WIB
Mendagri: Jalan Nasional di Tiga Provinsi Terdampak Bencana Sumatera 100 Persen Fungsional

Mendagri: Jalan Nasional di Tiga Provinsi Terdampak Bencana Sumatera 100 Persen Fungsional

matamata.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, mengumumkan kabar positif terkait pemulihan aksesibilitas. Seluruh jalan nasional di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kini telah kembali fungsional 100 persen.

"Untuk akses darat jalan nasional di Aceh, Sumut, dan Sumbar sudah fungsional semua 100 persen," tegas Tito dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (18/2).

Tak hanya jalur utama, perbaikan jalan daerah di ketiga provinsi tersebut juga menunjukkan progres signifikan. Tito merinci bahwa fungsionalitas jalan daerah di Aceh telah mencapai 92 persen, Sumatera Utara 99 persen, dan Sumatera Barat di angka 90 persen.

Terkait infrastruktur penyeberangan, jembatan nasional di ketiga wilayah tersebut juga sudah berfungsi sepenuhnya. Meski demikian, Tito menjelaskan bahwa sebagian jembatan masih bersifat sementara dengan memanfaatkan teknologi jembatan Bailey, Armco, serta perbaikan teknis darurat lainnya.

"Perbaikan jembatan daerah masih terus dikebut. Saat ini progres di Aceh mencapai 47 persen, Sumatera Utara 95 persen, dan Sumatera Barat 69 persen," tambahnya.

Tito menekankan bahwa pemulihan akses jalan nasional menjadi prioritas utama Satgas PRR. Hal ini dikarenakan jalur transportasi merupakan fondasi penting untuk mempercepat distribusi logistik, mobilitas warga, serta membangkitkan kembali roda ekonomi di wilayah terdampak.

Dalam proses percepatan ini, pemerintah turut mengerahkan kekuatan TNI dan Polri. Tercatat, personel TNI telah membangun 62 unit jembatan Bailey, 74 unit Armco, serta 37 jembatan perintis. Sementara itu, Polri berkontribusi membangun 41 unit jembatan di berbagai titik krusial wilayah terdampak. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Wapres Gibran Rakabuming meninjau proyek PSEL Keramasan di Palembang. Pembangunan fasilitas pengolah sampah menjadi list...

news | 11:39 WIB

Mantan Menteri ESDM Sudirman Said kembali diperiksa Kejagung sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan minyak m...

news | 11:36 WIB

Kemenlu China tegaskan hubungan bilateral dan iklim investasi dengan Indonesia tetap kokoh, merespons spekulasi viral te...

news | 11:32 WIB

Kemnaker resmi membuka pendaftaran Program Magang Nasional 2026 Tahap 1 bagi fresh graduate. Cek informasi pendaftaran d...

news | 07:15 WIB

KPK mengisyaratkan menolak laporan gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni terkait amplop dari Bupati Kuansing Suhardiman Am...

news | 06:00 WIB