Tak Hanya Jaga NKRI, GP Ansor Kini "Turun Gunung" Garap Padi Organik dan Ribuan Kelapa di Blora

GP Ansor lakukan panen padi organik dan tanam 3.000 bibit kelapa di Blora untuk dukung ketahanan pangan nasional dan program Asta Cita Presiden Prabowo.

Elara | MataMata.com
Senin, 16 Februari 2026 | 12:36 WIB
Kader GP Ansor melakukan memanen padi organik di Blora, Jawa Tengah. ANTARA/HO-GP Ansor

Kader GP Ansor melakukan memanen padi organik di Blora, Jawa Tengah. ANTARA/HO-GP Ansor

Matamata.com - Gerakan Pemuda (GP) Ansor mempertegas komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui aksi nyata di sektor pertanian. Kader muda Nahdlatul Ulama ini melakukan panen padi organik sekaligus menanam 3.000 pohon kelapa di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Senin (16/2/2026).

Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan konkret terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya di bidang kedaulatan pangan dan ekonomi.

"Ini adalah komitmen organisasi untuk menopang ketahanan pangan nasional. Produktivitas kader di bidang pertanian diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi warga sekitar," ujar Addin dalam keterangannya, Senin.

Terkait pemilihan komoditas kelapa, Addin berharap program ini tidak berhenti pada penanaman saja, tetapi berlanjut hingga pengolahan pasca-panen, mulai dari daging buah, serabut, hingga batok kelapa. Langkah hilirisasi ini dinilai akan menciptakan lapangan kerja baru dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat daerah.

Ia juga menyelipkan pesan filosofis bagi para kader. Menurutnya, pohon kelapa melambangkan sosok kader Ansor yang ideal: berakar kuat, menjulang tinggi namun tidak lupa asal-usul, serta seluruh bagian dirinya memberikan manfaat bagi sesama.

Bupati Blora, Arief Rohman, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk bersinergi lebih jauh. Ia mendorong agar cakupan komoditas pertanian organik dan modern di Blora terus diperluas.

"Kami siap berkolaborasi dengan GP Ansor untuk pengembangan pertanian modern. Kalau bisa diperluas dari padi ke komoditas buah-buahan dan pangan lainnya," tutur Arief.

Senada dengan hal itu, Ketua PC GP Ansor Blora, M. Yusuf Ahsin Saqo, mengungkapkan misi untuk mengembalikan kejayaan Blora sebagai sentra kelapa. "Ke depan, kami akan menambah lahan percontohan (demplot) dan melatih kader dalam hal pengemasan serta pemasaran hasil tani agar nilai jualnya maksimal," pungkasnya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan pemerasan dalam proses penegakan hukum yang menjerat tig...

news | 15:15 WIB

Iran meluncurkan serangan rudal dan UAV besar-besaran ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di Bahra...

news | 14:15 WIB

Otorita IKN (OIKN) memprioritaskan pembangunan gedung legislatif dan yudikatif pada 2026. Simak target pemindahan 4.000 ...

news | 13:15 WIB

Antisipasi krisis energi akibat blokade Selat Hormuz, Pemerintah Korea Selatan resmi terapkan sistem ganjil-genap kendar...

news | 12:15 WIB

Ombudsman RI meminta dukungan Komisi II DPR untuk realisasi anggaran pengawasan program prioritas seperti Makan Bergizi ...

news | 11:15 WIB

Menteri PPPA Arifah Fauzi meresmikan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kelurahan Donan, Cilacap. Simak fungsinya untuk pe...

news | 10:23 WIB

Presiden Prabowo Subianto berhasil mengantongi komitmen investasi sebesar Rp173 triliun dari Korea Selatan, mencakup sek...

news | 09:15 WIB

Menaker Yassierli tegaskan aturan WFH satu hari seminggu bagi karyawan swasta per 1 April 2026 hanya bersifat imbauan. S...

news | 08:15 WIB

Malaysia resmi berlakukan WFH bagi pegawai pemerintah mulai 15 April 2026 demi hemat BBM. Simak perbandingannya dengan k...

news | 07:15 WIB

Presiden Prabowo tiba di Jakarta usai lawatan ke Jepang & Korsel. Membawa komitmen investasi Rp380 triliun dan 10 MoU st...

news | 06:00 WIB